Penulis: Jaen Rohman
Dia berharap para pengrajin batik dapat membantu Pemerintah Kota Balikpapan. Dalam mengembangkan usaha mikro kecil dan industri termasuk mengembangkan Batik Balikpapan.
Pembukaan dihadiri Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, mantan Wapres HM Yusuf Kalla, Gubernur Jambi H Al Haris dan Wagub KH Abdullah Sani, jajaran Forkopimda Jambi, Ketua LPTQ dan Kepala Kanwil Kemenag seluruh Indonesia.
“Kita berharap ada kegiatan-kegiatan sektor swasta yang masuk ke Balikpapan sebagai upaya untuk mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Dia ingin agar persyaratan yang diperlukan untuk membentuk MPP (Management Development Program) terpenuhi, sehingga dia bisa mengajukan proposal kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
“Dengan semangat dan momentum Hari Sumpah Pemuda ini agar para pemuda sebagai penerus bangsa bisa melanjutkan perjuangan para pemuda dulu meraih kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Rahmad Mas’ud.
Putusan dari MK menyatakan bahwa calon presiden atau calon wakil presiden harus memiliki usia minimum 40 tahun atau memiliki pengalaman sebagai pemimpin daerah yang terpilih melalui pemilu.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Kaltim sedang mempertimbangkan untuk mengelola kembali hotel yang berdiri pada masa pemerintahan Gubernur Suwarna Abdul Fatah. Hotel tersebut menjadi aset daerah yang pemanfaatnya bisa oleh masyarakat untuk beragam keperluan.
Ia juga mengatakan bahwa kontribusi BI Provinsi Kaltim terhadap perkembangan ekonomi di Kukar selama ini cukup baik. Hal yang diutamakan melalui pendampingan dan bantuan kepada petani, nelayan, UMKM, hingga tempat wisata. sehingga ia berharap kerja sama ini terus berlanjut, bahkan ditingkatkan.
Pemprov Kaltim masih fokus mengembangkan sentra pangan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk mewujudkan kemandirian pangan daerah.
“Penyediaan lapak atau tempat berjualan di taman depan kantor bupati, untuk memacu pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Penajam Paser Utara dari sektor UMKM,” demikian Saidin.