Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

6 Mei 2026

RPIK Kutim Jadi Peta Besar Hilirisasi dan Investasi

6 Mei 2026

Mahyunadi: Raperda RPIK Jadi Jaminan Investor di Kutim

6 Mei 2026
1 2 3 … 921 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Pameran Miniatur Sejarah Islam Resmi Dibuka di Kutim

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya16 Nov 2025688
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman saat membuka Pameran Sejarah Kebudayaan Islam di Masjid Agung Al Faruq
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman saat wawancarai usai membuka Pameran Sejarah Kebudayaan Islam di Masjid Agung Al Faruq (An/Etara.id)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Dalam semilir angin sore yang melingkupi pelataran Masjid Agung Al-Faruq, masyarakat Kutai Timur diajak menapaki lorong waktu melalui pameran miniatur perjalanan Nabi Muhammad SAW dan sejarah dakwah Islam di Kalimantan Timur. Pameran yang diresmikan pada Minggu (16/11/2025) ini menjelma menjadi panggung spiritual yang menggugah kesadaran sejarah kolektif warga.

Pameran ini digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim dan diresmikan langsung oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Ia menegaskan bahwa pameran ini tidak hanya menyuguhkan ornamen sejarah, melainkan juga berfungsi sebagai media pembelajaran agama dan budaya lokal.

“Pameran ini bukan hanya menampilkan sejarah Nabi Muhammad, tetapi juga sejarah dakwah dan perkembangan Islam di Kalimantan Timur, dan Kutim pada khususnya,” ujar Bupati Ardiansyah saat memberikan sambutan.

Pameran ini menyoroti jejak awal penyebaran Islam di Kalimantan sejak abad ke-7 hingga ke-10 Masehi melalui jalur perdagangan internasional. Para pedagang dari Arab, Persia, Gujarat, dan Tiongkok membawa ajaran Islam ke pesisir Kalimantan sebelum akhirnya menyebar ke pedalaman melalui jalur sungai dan daratan.

Panel informasi dalam pameran menjelaskan peran Kesultanan Banjar pada abad ke-16 sebagai pusat dakwah Islam di Kalimantan. Dari sana, Islam meluas ke wilayah-wilayah seperti Paser, Penajam, Kukar, hingga Kutai Timur.

Tiga jalur persebaran utama Islam di Kutim turut dipaparkan, yakni jalur pesisir dari Banjar ke Sangatta, Bengalon, dan Sangkulirang; jalur Sungai Mahakam dari Kutai Lama ke Muara Wahau dan Muara Ancalong; serta jalur Kukar yang menyambungkan pengaruh Islam ke pedalaman Kutim.

Miniatur dan panel dokumentasi turut menampilkan sejarah masjid-masjid tua seperti Masjid Jami As-Salam Bengalon, Masjid Ar-Rahmah Sangkulirang, dan Masjid At-Taubah Sangatta Selatan. Tak ketinggalan, sejarah komunitas Muslim di Sangatta sejak dekade 1970-an juga disoroti sebagai bagian penting dari kebangkitan identitas Islam lokal.

Menurut Ardiansyah, pameran ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat terhadap akar sejarah mereka. Ia menegaskan bahwa menjaga memori sejarah Islam juga berarti menjaga karakter dan jati diri Kutai Timur.

Dengan diresmikannya pameran ini, pelataran Masjid Al-Faruq bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang refleksi spiritual dan sejarah bagi masyarakat Kutim lintas generasi. (ADV/AN/Diskominfo)

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

RPIK Kutim Jadi Peta Besar Hilirisasi dan Investasi

Mahyunadi: Raperda RPIK Jadi Jaminan Investor di Kutim

Mahyunadi: Raperda Jadi Jaminan Investor di Kutim

Berita Terkini

Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

Ajeng NadyaAjeng Nadya6 Mei 2026 Politik

RPIK Kutim Jadi Peta Besar Hilirisasi dan Investasi

6 Mei 2026

Mahyunadi: Raperda RPIK Jadi Jaminan Investor di Kutim

6 Mei 2026

Mahyunadi: Raperda Jadi Jaminan Investor di Kutim

6 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.