Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026

Mega Pujianti Dorong Kewenangan Daerah dan Penambahan Rute Penerbangan Perintis di Kutai Timur

9 Apr 2026
1 2 3 … 903 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Kutim Hadapi Dilema Pertanian, DPRD Sebut Minat Petani Masih pada Kelapa Sawit

DPRD Kutim AisyahAisyah5 Agu 2024876
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kutim Hadapi Dilema Pertanian, DPRD Sebut Minat Petani Masih pada Kelapa Sawit
Anggota DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutai Timur – Bagai perahu yang terombang-ambing di lautan luas, masyarakat Kutai Timur (Kutim) saat ini berada dalam gelombang pilihan, antara kelapa sawit dan komoditas lain seperti pisang kapok dan nanas.

Sementara bupati tengah berupaya mempromosikan pisang kapok dan nanas, sebagai alternatif yang dapat meningkatkan nilai jual dan mendiversifikasi hasil pertanian. Minat masyarakat justru masih tertuju pada kelapa sawit yang menawarkan kepastian pasar.

Bupati Kutim kini tengah gencar mengkampanyekan penanaman pisang dan nanas, sebagai upaya mendongkrak nilai jual produk pertanian di daerah tersebut.

Faizal Rachman Ungkap Tantangan dalam Diversifikasi Pertanian

Namun, tantangan besar tetap ada ketika masyarakat lebih memilih menanam kelapa sawit, yang dianggap lebih menguntungkan.

Anggota DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman mengungkapkan alasan mengapa banyak petani enggan beralih, dari kelapa sawit ke tanaman alternatif seperti pisang kapok dan nanas.

“Pisang kapok dan nanas memang memiliki potensi besar. Tetapi masyarakat cenderung lebih memilih menanam kelapa sawit karena keberadaan 38 pabrik sawit di Kutim memudahkan mereka dalam mencari pasar,” ujar Faizal Rachman saat wawancara di DPRD kutim, Senin (22/7/2024).

Sementara untuk pisang kapok dan nanas. Petani harus menghadapi tantangan dalam mencari pasar dan menghadapi tengkulak yang sering kali mendominasi perdagangan.

Keuntungan dan Kemudahan Pasar Kelapa Sawit di Kutim

Salah satu alasan utama masyarakat lebih memilih kelapa sawit adalah kemudahan dalam pemasaran. Dengan banyaknya pabrik kelapa sawit, para petani tidak mengalami kesulitan untuk menjual hasil panen mereka.

Di sisi lain, komoditas seperti pisang kapok dan nanas masih memiliki keterbatasan dalam hal pasar dan akses ekspor.

“Kalau kita mau menggerakkan produksi pisang kapok dan nanas, kita harus membantu petani dengan memberikan peluang pasar dan dukungan produksi yang memadai. Tidak cukup hanya dengan menyuplai bibit, tetapi kita juga perlu memastikan ada pasar yang siap menerima hasil panen mereka,” tambah Faizal.

Faizal juga berharap agar selain kelapa sawit, komoditas lain seperti pisang kapok dan nanas dapat berkembang dengan baik di Kutim.

Dengan adanya bibit yang sudah tersedia dan potensi pasar yang bisa dikembangkan. Harapannya keberagaman produk pertanian di Kutim akan semakin meningkat dan tidak hanya bergantung pada satu jenis komoditas.

Silakan Bekomentar
DPRD Kutim Faizal Rachman Kabar Kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Anggota DPRD Kutim Masdari Kidang Umrah Bersama Dua Istri dan Anak

Sosialisasi RPIK, DPRD Kutim Matangkan Arah Industrialisasi 2045

Masdari Kidang Gelar Syukuran Umrah Bersama Warga Bengalon

Berita Terkini

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

Ajeng NadyaAjeng Nadya15 Apr 2026 Pemkab Kutim

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026

Mega Pujianti Dorong Kewenangan Daerah dan Penambahan Rute Penerbangan Perintis di Kutai Timur

9 Apr 2026

Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

8 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.