Bengalon – Suasana religius dan penuh kehangatan menyelimuti kediaman H. Masdari Kidang Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, di Kecamatan Bengalon, Rabu (28/1/2026). Di hari yang bertepatan dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tersebut, Masdari menggelar syukuran keluarga sekaligus doa bersama menjelang keberangkatan ibadah umrah. Acara ini dihadiri ratusan warga, tokoh masyarakat, serta kerabat dekat, yang datang dengan satu harapan: mendoakan keselamatan dan keberkahan perjalanan ibadah ke Tanah Suci.
Syukuran ini digelar sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan doa restu dari masyarakat Bengalon. Masdari menjelaskan bahwa dirinya bersama keluarga akan berangkat menunaikan ibadah umrah pada 31 Januari 2026. Rombongan keluarga yang berangkat berjumlah 13 orang, terdiri dari anak-anak dan kedua istrinya. Perjalanan dimulai dari Balikpapan menuju Brunei Darussalam, dengan transit sekitar sembilan jam sebelum melanjutkan penerbangan ke Jeddah.
“Terima kasih kepada seluruh warga dan tamu undangan yang telah berkenan hadir. Hari ini, 28 Januari 2026, kami mengundang masyarakat Bengalon untuk bersama-sama menghadiri Isra Mikraj dan syukuran keluarga kami. Alhamdulillah, kami sekeluarga mendapat panggilan untuk berangkat umrah pada tanggal 31,” ujar politisi Demokrat tersebut.
Ia menambahkan, kehadiran masyarakat memiliki makna yang sangat mendalam bagi keluarganya. Doa dan dukungan warga diyakini menjadi penguat batin selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Menurut Masdari, selama menjalani umrah dirinya juga akan mengambil cuti sebagai anggota DPRD, yang telah dikomunikasikan dengan pimpinan dewan sejak beberapa hari sebelumnya agar tugas-tugas kedewanan tetap berjalan.
Dalam kesempatan itu, Masdari juga berbagi pengalaman spiritualnya selama menunaikan ibadah haji dan umrah sebelumnya. Ia menepis anggapan bahwa umrah hanya sekadar perjalanan religi yang menghabiskan biaya besar. Baginya, umrah adalah panggilan iman yang justru membuka pintu rezeki dan ketenangan batin.
“Umrah itu bukan menghabiskan rezeki. Dari pengalaman kami, justru Allah menambah rezeki setelah pulang. Pernah kami umrah dan haji sebelumnya, dan Alhamdulillah, tahun ini kembali mendapat kesempatan. Di Masjidil Haram, satu kali salat pahalanya berlipat ganda. Di sanalah hati benar-benar diuji dan disadarkan,” tuturnya dengan nada haru.

Masdari juga menyinggung pengalaman emosional saat berada di Tanah Suci, di mana banyak jamaah tak kuasa menahan air mata ketika berdoa. Ia mengaku momen thawaf dan doa menjadi titik refleksi diri yang paling dalam, mengingat perjalanan hidup, keluarga, serta orang-orang tercinta yang telah berpulang.
Selain dikenal sebagai wakil rakyat, Masdari Kidang juga disebut aktif dalam kegiatan sosial keagamaan. Sebelumnya, ia sempat terlibat dalam program pemberangkatan umrah bagi masyarakat, yang mendapat apresiasi luas karena dinilai membawa manfaat langsung dan kebahagiaan kolektif bagi warga.
Acara syukuran ditutup dengan doa bersama agar seluruh rangkaian ibadah umrah berjalan lancar. Warga Bengalon berharap Masdari dan keluarga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, selamat, serta membawa keberkahan yang dapat dirasakan bersama masyarakat Kutai Timur.
