Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

DPRD Tarakan dan Samarinda Diskusi Pengelolaan Sampah, APBD, serta Skema Dana RT untuk Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan

27 Apr 2026

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

20 Apr 2026

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026
1 2 3 … 903 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Gelombang Panas Membara: Krisis Iklim di Seluruh Dunia

Gelombang panas ini dinamai "Cerberus" oleh Badan Meteorologi Italia, yang memperlihatkan betapa mengerikannya situasi cuaca saat ini
Global Intan WardahIntan Wardah16 Jul 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Iklim
Ilustrasi. Gelombang Panas Membara: Krisis Iklim di Seluruh Dunia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Cuaca ekstrem dan gelombang panas yang melanda Eropa telah mencapai tingkat krisis iklim. Italia menjadi salah satu negara yang terparah terkena dampaknya, dengan 16 kota, termasuk Roma dan Florence, mengeluarkan risiko kesehatan ekstrim (16/07/2023).

Suhu rekor melampaui batas normal, dan ilmuwan iklim dari Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ESA) bahkan memperingatkan bahwa pulau Sisilia dan Sardinia berpotensi mencatat suhu ekstrem hingga 48 derajat Celcius – yang bisa menjadi rekor tertinggi dalam sejarah Eropa. Di Roma, suhu dapat mencapai 44 derajat Celcius.

Peringatan Panas Menyeluruh di Eropa

Italia mengeluarkan peringatan panas tertinggi kedua, dan Kementerian Kesehatan menyarankan masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan, seperti tetap terhidrasi, mengonsumsi makanan ringan, dan menghindari sinar matahari langsung di jam-jam terpanas.

Namun, bahaya gelombang panas tidak hanya terbatas pada Italia, melainkan menyebar ke negara-negara lain seperti Spanyol, Prancis, Jerman, dan Polandia.

Gelombang Panas Melanda Eropa

Gelombang panas juga melanda Yunani, menyebabkan penutupan Akropolis Athena selama dua hari karena suhu yang ganas. Spanyol mengalami suhu ekstrem tidak hanya di wilayah selatan, tetapi juga di wilayah utara yang biasanya lebih dingin dari wilayah selatan.

Di kota Seville, Cordoba, dan Granada, suhu mencapai 40 derajat Celcius, sementara wilayah utara seperti Navarra juga mengalami panas mencapai 40 derajat Celcius – sebuah fenomena luar biasa.

Gelombang panas ini dinamai “Cerberus” oleh Badan Meteorologi Italia, yang memperlihatkan betapa mengerikannya situasi cuaca saat ini. Hal ini menjadi perhatian besar bagi kesehatan masyarakat, terutama karena bertepatan dengan periode ramai kunjungan turis selama musim panas di Eropa.

Krisis Iklim dan Gelombang Panas

Bukan hanya Eropa yang mengalami cuaca ekstrem, tetapi juga beberapa bagian barat Amerika Serikat. Lebih dari 90 juta orang di bawah peringatan panas karena gelombang panas yang berbahaya berlangsung selama berminggu-minggu. Bahkan, Australia juga merasakan dampaknya, dengan Sydney mengalami cuaca hangat yang di luar musim selama bulan musim dingin.

Krisis iklim semakin nyata dan mempengaruhi banyak aspek kehidupan. Gelombang panas ekstrem ini menjadi peringatan bagi semua orang tentang pentingnya mengambil langkah-langkah untuk mengatasi perubahan iklim dan melindungi bumi kita. Saatnya bersatu dalam usaha bersama untuk melawan krisis iklim yang semakin mengancam keseimbangan alam dan kehidupan kita.

Silakan Bekomentar
Badan Antariksa Eropa Krisis Iklim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

PJS Tunjukkan Perkembangan Pesat Menuju Konstituen Dewan Pers

Media Asing Sorot Anies dan Ganjar Berkoalisi

FAA AS Perpanjang Larangan Terbang Boeing 737 MAX 9

Berita Terkini

DPRD Tarakan dan Samarinda Diskusi Pengelolaan Sampah, APBD, serta Skema Dana RT untuk Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan

BaehakiBaehaki27 Apr 2026 Daerah

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

20 Apr 2026

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.