Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

Kutim Luncurkan Bus Sekolah Listrik Perdana

4 Mei 2026

BPJS dan MUI Kaltim Perkuat Edukasi JKN

4 Mei 2026
1 2 3 … 918 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Delapan Seniman Kutim Terima Anugerah, Bukti Nyata Penghargaan Budaya

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya15 Nov 2025534
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Delapan seniman Kutim terima Anugerah Kebudayaan 2025
Delapan seniman Kutim terima Anugerah Kebudayaan 2025(An/Etara.id)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Gemerlap panggung Festival Magic Land 2025 di Polder Ilham Maulana tak hanya memanjakan mata, tapi juga menyentuh hati. Pada malam pembukaan, Jumat (14/11/2025), delapan pelaku seni dan budaya lokal menerima Anugerah Kebudayaan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur—pengakuan resmi atas dedikasi mereka dalam melestarikan identitas kultural daerah.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, yang menegaskan pentingnya regenerasi di dunia seni budaya. Ia mengajak generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku aktif dalam melanjutkan warisan seni lokal.

“Saya sangat mengapresiasi para seniman yang sudah memajukan Kutai Timur melalui karya seni dan budaya. Semoga ini memacu semangat generasi muda agar terlibat dan muncul regenerasi baru,” ucap Ardiansyah di hadapan para hadirin.

Adapun penerima penghargaan tahun ini adalah Mohammad Azmin dan Maryam Aria Arifin untuk kategori kreator seni tari, Nisma Mawardah sebagai pelestari bahasa dan sastra, Agung Suroso dan Syarwali Ahmad Assegaf sebagai kreator seni rupa, Zulfikar Muhammad Nugroho sebagai pelestari seni musik, Ises Rahayu pelestari wastra, serta Aflinizar Julianur Fajar yang mewakili generasi muda berbudaya.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Timur, Padliansyah, menyebut seleksi dilakukan secara ketat dari 17 usulan yang masuk. Tahun ini menjadi permulaan bagi sistem penghargaan formal ini, dan ke depan akan disertai sertifikat resmi sebagai bentuk legitimasi.

“Tahun ini baru dimulai. Tahun depan, penerima akan mendapatkan sertifikat resmi. Kita ingin penghargaan ini menjangkau lebih banyak tokoh, termasuk budayawan dan tokoh adat,” jelas Padliansyah.

Salah satu penerima, Agung Suroso, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah. Ia menganggap penghargaan ini sebagai titik balik penting untuk seniman lokal, sembari berharap ada peningkatan dukungan fasilitas seni dan publikasi yang lebih luas.

“Ini apresiasi yang luar biasa karena baru pertama kali terjadi. Harapan saya, publikasi diperluas dan ilmu seni ini bisa terus ditularkan ke generasi muda,” kata Agung.

Anugerah Kebudayaan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi bagian dari strategi penguatan posisi seni budaya dalam pembangunan berkelanjutan. Festival Magic Land tahun ini pun menjadi ajang penting, tak hanya untuk hiburan tetapi juga membentuk narasi bersama tentang kebanggaan akan identitas lokal.

Dengan penghargaan ini, Kutai Timur membuktikan bahwa seni dan budaya bukan sekadar pelengkap, tetapi fondasi penting dalam membentuk karakter masyarakat yang berdaya dan berakar pada warisan leluhur. (ADV/AN/Diskominfo).

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Kutim Luncurkan Bus Sekolah Listrik Perdana

Monitoring Bankeusdes Perkuat Transparansi Desa Singa Gembara

Bupati Ardiansyah Sulaiman Lepas 176 Jamaah Haji Kutim dengan Pesan Menyentuh

Berita Terkini

Kutim Luncurkan Bus Sekolah Listrik Perdana

Ajeng NadyaAjeng Nadya4 Mei 2026 Pemkab Kutim

BPJS dan MUI Kaltim Perkuat Edukasi JKN

4 Mei 2026

Monitoring Bankeusdes Perkuat Transparansi Desa Singa Gembara

4 Mei 2026

Bupati Ardiansyah Sulaiman Lepas 176 Jamaah Haji Kutim dengan Pesan Menyentuh

3 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.