Sangatta – Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kutai Timur, Daniel P. Sebayang resmi terpilih sebagai ketua baru.
Pemilihan yang berlangsung secara aklamasi di Hotel MS, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, pada Jumat (31/1/2025), menandai awal kepemimpinan Daniel untuk periode 2024–2028.
Ucapan selamat mengalir dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua PBSI Kutim sebelumnya, Suparjan, ST, yang juga menjabat sebagai Direktur PDAM Tirta Tuah Benua. Ia berpesan agar Daniel dapat melanjutkan program-program yang belum terealisasi serta membawa terobosan baru demi kemajuan bulu tangkis di Kutai Timur.
“Saya amanatkan kepada Bung Daniel untuk melanjutkan program-program yang tertunda dan terus memberikan terobosan demi besarnya PBSI Kutim,” ujar Suparjan.
Tak hanya itu, rivalnya dalam pemilihan, H. Junaidi Mahmud, juga menunjukkan sikap sportif dan mendukung kepemimpinan Daniel. Daniel pun mengapresiasi dukungan tersebut, seraya menegaskan bahwa ia akan menjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak demi kemajuan organisasi.
Pasca-terpilih, Daniel langsung berkomitmen untuk bekerja maksimal. Ia menyatakan bahwa dalam 30 hari ke depan, ia akan langsung bergerak cepat untuk menjalankan program-program prioritas.
“Saya memang tidak berlatar belakang olahraga, tetapi saya memiliki pengalaman dalam organisasi. Salah satu yang diharapkan dari saya adalah kemampuan dalam manajerial, dan saya siap untuk menjalankan amanah ini dengan baik,” tegas Daniel.
Salah satu fokus utamanya adalah mencetak bibit-bibit atlet berbakat dari Kutai Timur. Daniel berencana melakukan inovasi dan pembinaan berjenjang, dimulai dari usia dini.
“Kami akan membuat berbagai program pembinaan atlet sejak usia muda. Dengan manuver yang tepat, kami yakin Kutai Timur bisa melahirkan atlet bulu tangkis berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” jelasnya.
Tidak hanya fokus pada pembinaan atlet, Daniel juga berencana mengadakan berbagai turnamen dan kompetisi di seluruh kecamatan di Kutai Timur. Salah satu program unggulannya adalah “roadshow” ke-18 kecamatan untuk menggelar kejuaraan bulu tangkis.
“Kami ingin mendekatkan olahraga ini ke masyarakat luas. Dengan mengadakan kejuaraan di berbagai kecamatan, kami berharap dapat menemukan bakat-bakat baru serta meningkatkan gairah olahraga bulu tangkis di Kutai Timur,” paparnya.
Daniel pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk rivalnya dalam pemilihan, H. Junaidi Mahmud, serta Ketua PBSI sebelumnya, Suparjan.
“Saya berterima kasih kepada H. Junaidi yang telah legowo dan mendukung langkah saya sebagai Ketua PBSI Kutim. Begitu juga kepada ketua sebelumnya, nasihat dan masukan dari beliau akan saya jadikan pelajaran demi kebesaran PBSI,” kata Daniel.
Keberhasilan Muskab PBSI Kutim tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.
Daniel mengungkapkan apresiasinya kepada pasangan kepala daerah terpilih, Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si, dan H. Mahyunadi, SE., M.Si, yang turut memberikan perhatian terhadap kemajuan olahraga bulu tangkis.
Dukungan juga datang dari Ketua DPRD Kutim, Jimmi, ST., MT, yang disebutnya memiliki kepedulian besar terhadap perkembangan olahraga di daerah tersebut.
“Kemajuan PBSI Kutim tidak akan maksimal tanpa dukungan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan lainnya. Oleh karena itu, kami akan terus menjalin sinergi dengan berbagai pihak agar program-program kami bisa berjalan lancar,” tambahnya.
Setelah Muskab PBSI Kutim sukses digelar, tahapan selanjutnya adalah pelantikan resmi. Daniel menyampaikan bahwa proses pelantikan rencananya akan dilaksanakan di Meranti, kantor Pemkab Kutai Timur.
“Tunggu saja undangan selanjutnya untuk perkembangan kepastian jadwal pelantikan. Kami akan segera menginformasikan kepada rekan-rekan wartawan,” tutup Daniel.
