Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

Kutim Luncurkan Bus Sekolah Listrik Perdana

4 Mei 2026

BPJS dan MUI Kaltim Perkuat Edukasi JKN

4 Mei 2026
1 2 3 … 918 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

APBD Kutim Terpukul, 50 Program Unggulan Tetap Jalan

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya19 Nov 2025635
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Plt Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappedda) Kutim, M. Syaiful
Plt Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappedda) Kutim, M. Syaiful (AN/Etara.id)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Tekanan fiskal bukan alasan untuk berhenti melayani. Meski anggaran daerah terpangkas hampir separuh, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan bahwa 50 Program Unggulan tetap menjadi prioritas utama. Penurunan Dana Transfer Umum (DTU) dari pusat membuat APBD Kutim 2026 anjlok dari Rp9,2 triliun menjadi hanya Rp4,8 triliun.

Plt Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappedda) Kutim, M. Syaiful, menyatakan pemerintah tidak akan mundur dalam menjalankan program yang telah dirancang sebagai fondasi pembangunan lima tahun ke depan.

“Kalau mau ideal, tentu semua program bisa dijalankan penuh sejak awal. Tapi dengan kondisi transfer pusat yang turun hampir 50 persen, kita harus melakukan penyesuaian bertahap,” ujarnya di Ruang Kerjanya, Rabu (19/11/2025).

Program tersebut dirancang sesuai visi-misi kepala daerah dan telah melewati sinkronisasi dengan regulasi Kementerian Dalam Negeri. Menurut Syaiful, strategi saat ini adalah menyesuaikan waktu dan skala pelaksanaan program tanpa mengubah substansinya.

“Program tetap berjalan. Mungkin waktunya saja yang bergeser, karena kita juga harus melihat potensi dan prioritas. Ketika nanti ada ruang fiskal yang memungkinkan, bisa saja 50 program itu dijalankan serentak,” jelasnya.

Pemkab Kutim kini justru melihat ini sebagai momentum penyegaran arah pembangunan. Fokus diarahkan pada program yang berdampak langsung ke masyarakat.

“Mungkin ini saatnya kita merefresh dan mengarahkan anggaran ke sektor-sektor yang benar-benar berdampak langsung. Ini bagian dari proses penyesuaian di awal kepemimpinan,” tambahnya.

Ke-50 Program Unggulan terbagi dalam tiga pilar utama: Kutim Hebat, Desa Hebat, dan Kota Hebat. Beberapa program konkret yang akan dijalankan antara lain beasiswa hafidz/hafidzah, bantuan rumah layak huni, dana Rp250 juta per RT, serta pengadaan kendaraan operasional RT dan desa.

Program lainnya termasuk asuransi gagal panen, pembukaan 100.000 hektare lahan pertanian, insentif guru swasta dan penyuluh, layanan pendidikan dan kesehatan gratis, hingga pembangunan jaringan air bersih dan akses internet sekolah.

“Kami ingin pembangunan ini benar-benar dirasakan masyarakat, tidak sekadar infrastruktur besar, tapi juga layanan dasar yang menyentuh kebutuhan sehari-hari,” tegas Syaiful.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan bertahap bukan bentuk pengurangan nilai program, tetapi strategi agar implementasi tetap efektif dan relevan.

Langkah lain yang tengah disiapkan Bappedda adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), efisiensi belanja, serta membuka peluang kerja sama dengan sektor swasta lewat skema pembiayaan alternatif.

“Ini tentang menjaga arah pembangunan tetap berjalan, walaupun langkahnya tidak bisa sebesar tahun-tahun sebelumnya. Kita tetap bergerak,” tandasnya.

Pemkab Kutim berharap, terlepas dari keterbatasan fiskal, 50 Program Unggulan ini tetap menjadi penggerak transformasi sosial dan ekonomi di Kutai Timur. (ADV/AN/Diskominfo).

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Kutim Luncurkan Bus Sekolah Listrik Perdana

Monitoring Bankeusdes Perkuat Transparansi Desa Singa Gembara

Bupati Ardiansyah Sulaiman Lepas 176 Jamaah Haji Kutim dengan Pesan Menyentuh

Berita Terkini

Kutim Luncurkan Bus Sekolah Listrik Perdana

Ajeng NadyaAjeng Nadya4 Mei 2026 Pemkab Kutim

BPJS dan MUI Kaltim Perkuat Edukasi JKN

4 Mei 2026

Monitoring Bankeusdes Perkuat Transparansi Desa Singa Gembara

4 Mei 2026

Bupati Ardiansyah Sulaiman Lepas 176 Jamaah Haji Kutim dengan Pesan Menyentuh

3 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.