Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026

Mega Pujianti Dorong Kewenangan Daerah dan Penambahan Rute Penerbangan Perintis di Kutai Timur

9 Apr 2026
1 2 3 … 903 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Percepat Penyerapan Anggaran, Yan Minta Evaluasi Program Perjalanan Dinas

Perjalanan dinas dianggap menjadi salah satu penyumbang terbesar Silpa di Kutim
DPRD Kutim Lutfi RahmaLutfi Rahma28 Mei 2024
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Yan
Ketua Komisi D DPRD Kutim Yan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutim – Dalam Rapat Paripurna ke-24 DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Selasa (14/5/2024), pansus menyampaikan 16 rekomendasi penting terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kutim tahun anggaran 2023.

Salah satu rekomendasi utama adalah optimalisasi tata kelola pemerintahan melalui reformasi birokrasi yang berorientasi pada perubahan dan perbaikan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Ketua Komisi D DPRD Kutim Yan, menyampaikan tanggapannya terhadap rekomendasi tersebut saat Hari Kebangkitan Nasional, di Lapang Kantor Bupati Kutim, Senin (20/5/2024).

Yan menekankan pentingnya percepatan penyerapan anggaran dan evaluasi program-program, terutama terkait dengan perjalanan dinas.

“Di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kita melihat banyak sekali Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa). Bukan kita tidak setuju dengan rekomendasi perjalanan dinas, tetapi kita ingin pemerintah mengevaluasi program agar tidak menganggarkan sesuatu yang tidak sesuai dengan kapasitas mereka untuk melaksanakannya,” ujar Yan.

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu menyoroti bahwa perjalanan dinas menjadi salah satu penyumbang terbesar Silpa, yang dapat menghambat kesejahteraan masyarakat jika tidak dievaluasi dengan benar.

Ia menekankan perlunya perencanaan yang realistis sesuai dengan kemampuan pelaksanaan.

“Nah, ini yang kita inginkan agar itu dievaluasi. Bukan dikurangi, tetapi dievaluasi. Rencanakan sesuatu sesuai kemampuan, jangan direncanakan tetapi tidak mampu melaksanakannya. Sehingga itu merugikan dan menunda kesejahteraan masyarakat kita,” tambahnya.

Wakil Bupati Kutim menyebutkan adanya Silpa sebesar Rp 1,7 triliun. Yan menekankan bahwa penggunaan anggaran tersebut dengan bijak dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Disampaikan oleh Wakil Bupati ada Rp 1,7 triliun. Luar biasa kalau itu kita pakai, masyarakat kita akan tersalurkan kesejahteraannya,” tambah Yan.

Selain itu, Yan juga menyoroti adanya ketimpangan di antara OPD dalam hal penerimaan anggaran. Beberapa OPD mendapatkan alokasi anggaran yang sangat besar, sementara yang lain menerima jauh lebih sedikit.

Yan menekankan pentingnya penyeimbangan alokasi anggaran ini untuk memastikan semua OPD dapat menjalankan tugas mereka dengan efektif.

Terakhir, Yan menyoroti masalah hutang yang belum terselesaikan dari tahun 2022 dan 2023. Hutang tersebut, menurutnya, harus segera diselesaikan untuk menghindari beban tambahan pada anggaran dan untuk memastikan para kontraktor mendapatkan pembayaran yang mereka layak terima.

“Kasihan kontraktor kita, mereka sudah melaksanakan tugas dan pekerjaannya, tetapi dengan anggaran yang besar, masih ngutang. Ini sesuatu yang tidak masuk di akal kita,” tandasnya.

Silakan Bekomentar
Berita Kutim DPRD Kutim Yan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Anggota DPRD Kutim Masdari Kidang Umrah Bersama Dua Istri dan Anak

Sosialisasi RPIK, DPRD Kutim Matangkan Arah Industrialisasi 2045

Masdari Kidang Gelar Syukuran Umrah Bersama Warga Bengalon

Berita Terkini

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

Ajeng NadyaAjeng Nadya15 Apr 2026 Pemkab Kutim

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026

Mega Pujianti Dorong Kewenangan Daerah dan Penambahan Rute Penerbangan Perintis di Kutai Timur

9 Apr 2026

Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

8 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.