Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Dishub Kutim Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan

1 Mei 2026

Pekerja PT KED Gelar Donor Darah Bersama PMI

1 Mei 2026

DPRD Tarakan dan Samarinda Diskusi Pengelolaan Sampah, APBD, serta Skema Dana RT untuk Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan

27 Apr 2026
1 2 3 … 904 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Transformasi Kesehatan di Kutai Timur: Langkah Strategis Menuju Layanan Berkualitas dan Merata

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya30 Nov 2024619
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
dr. Bahrani, Kepala Dinas Kesehatan Kutim
dr. Bahrani, Kepala Dinas Kesehatan Kutim
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Kutai Timur, salah satu kabupaten di Kalimantan Timur, terus mengupayakan peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakatnya melalui berbagai inovasi dan strategi.

Dalam kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kutai Timur, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Bahrani, memaparkan enam pilar transformasi kesehatan yang menjadi fokus pemerintah daerah untuk memperkuat sistem kesehatan lokal.Enam Pilar Transformasi Kesehatan

1. Transformasi Layanan Primer

Fokus utama dalam pilar ini adalah memperkuat layanan kesehatan dasar di puskesmas, klinik, dan posyandu. Tujuannya adalah memastikan masyarakat di wilayah terpencil dapat mengakses layanan kesehatan berkualitas.

“Kami ingin layanan di puskesmas bukan sekadar pelayanan medis, tetapi juga menjadi pusat pencegahan penyakit melalui edukasi dan promosi kesehatan,” jelas dr. Bahrani di Kantor Bupati Kutim, Sabtu (30/11/2024).

2. Transformasi Layanan Rujukan

Pemerintah daerah terus melengkapi fasilitas kesehatan dengan alat kesehatan canggih. Selain itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi perhatian untuk meningkatkan layanan kuratif dan rehabilitatif di rumah sakit rujukan.

“Kami berharap masyarakat Kutai Timur tidak perlu lagi merujuk pasien keluar daerah untuk mendapatkan pengobatan yang memadai,” tambahnya.

3. Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan

Pilar ini diarahkan untuk meningkatkan kesiapan Kutai Timur dalam menghadapi tantangan kesehatan global, seperti pandemi, sekaligus menangani persoalan kesehatan lokal. Langkah konkret yang dilakukan mencakup penguatan regulasi dan pelatihan sumber daya manusia kesehatan agar siap menghadapi situasi darurat kesehatan.

4. Transformasi Pembiayaan Kesehatan

Dalam hal pembiayaan, Kutai Timur menerapkan sistem kapitasi di puskesmas untuk memastikan pelayanan kesehatan lebih merata.

“Kami ingin menghapus kesenjangan layanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedalaman melalui skema pembiayaan yang lebih berkeadilan,” ujar dr. Bahrani.

5. Transformasi SDM Kesehatan

Masalah distribusi tenaga kesehatan, terutama dokter gigi, menjadi salah satu tantangan utama. Saat ini, sebagian besar dokter gigi terkonsentrasi di ibu kota kabupaten, Sangatta.

“Distribusi tenaga kesehatan yang tidak merata ini menjadi perhatian kami. Ke depan, kami akan terus berupaya mendistribusikan tenaga kesehatan ke seluruh wilayah agar layanan bisa lebih inklusif,” tegasnya.

6. Transformasi Teknologi Kesehatan

Teknologi menjadi kunci dalam meningkatkan akses layanan kesehatan, khususnya di daerah pedalaman.

Kedepan, Kutai Timur akan mengembangkan sistem pengobatan jarak jauh (telemedicine) yang memungkinkan masyarakat di wilayah terpencil berkonsultasi dengan dokter spesialis tanpa harus datang ke rumah sakit.

Tantangan dan Upaya Perbaikan

Meski berbagai langkah telah dilakukan, dr. Bahrani mengakui bahwa masih ada tantangan besar yang dihadapi dunia kesehatan di Kutai Timur. Salah satu persoalan yang disoroti adalah keterbatasan infrastruktur kesehatan di daerah terpencil.

“Selain distribusi dokter gigi, kami juga masih kekurangan tenaga kesehatan lain, seperti perawat dan bidan di beberapa wilayah,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan IDI dalam mengatasi berbagai persoalan tersebut.

“Melalui Muscab ini, kami berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan IDI untuk menciptakan sistem kesehatan yang adaptif, berkualitas, dan merata bagi seluruh masyarakat Kutai Timur,” ujarnya.

Harapan ke Depan

Transformasi kesehatan di Kutai Timur menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Dengan melibatkan berbagai pihak, seperti IDI dan lembaga kesehatan lainnya, pemerintah optimis dapat mewujudkan layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

“Kami sedang berupaya melengkapi fasilitas kesehatan dengan peralatan modern, serta mendukung pengembangan teknologi pengobatan jarak jauh agar pelayanan kesehatan semakin inklusif,” terang dr. Bahrani.

Masyarakat Kutai Timur juga menyambut baik upaya ini. Mereka berharap program-program yang telah direncanakan dapat segera terealisasi, sehingga tidak ada lagi ketimpangan layanan kesehatan antara masyarakat di perkotaan dan pedalaman.

Melalui enam pilar transformasi yang dipaparkan, Kabupaten Kutai Timur menunjukkan komitmennya dalam menciptakan sistem kesehatan yang kuat, adaptif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

“Kami tidak hanya fokus pada kuratif, tetapi juga preventif. Tujuannya adalah menciptakan masyarakat Kutai Timur yang sehat, sejahtera, dan produktif,” tutup dr. Bahrani.

Silakan Bekomentar
Berita pemkab Kutim Pemkab Kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Dishub Kutim Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

Berita Terkini

Dishub Kutim Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan

Ajeng NadyaAjeng Nadya1 Mei 2026 Pemkab Kutim

Pekerja PT KED Gelar Donor Darah Bersama PMI

1 Mei 2026

DPRD Tarakan dan Samarinda Diskusi Pengelolaan Sampah, APBD, serta Skema Dana RT untuk Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan

27 Apr 2026

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

20 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.