Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Dishub Kutim Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan

1 Mei 2026

Pekerja PT KED Gelar Donor Darah Bersama PMI

1 Mei 2026

DPRD Tarakan dan Samarinda Diskusi Pengelolaan Sampah, APBD, serta Skema Dana RT untuk Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan

27 Apr 2026
1 2 3 … 904 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Dishub Kutim Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya1 Mei 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kutai Timur yang diwakili oleh Mega Pujiyanti
Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kutai Timur yang diwakili oleh Mega Pujiyanti
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutim – Seperti menyalakan lilin di tengah gelapnya angka kecelakaan remaja, upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas kembali digaungkan di Kabupaten Kutai Timur. Kali ini, aula SMAN 1 Sangatta Utara menjadi ruang tumbuh kesadaran baru bagi pelajar untuk mengambil peran sebagai pelopor keselamatan menuju zero insiden di jalan raya.

Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Perhubungan Kutai Timur, HIMPSI, serta LPAI Kabupaten Kutai Timur. Acara ini mengangkat tema pelajar pelopor keselamatan sekaligus kampanye kawasan bebas rokok sebagai bagian dari indikator penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). Bertempat di salah satu sekolah ramah anak, yakni SMAN 1 Sangatta Utara, kegiatan ini diikuti oleh ratusan siswa yang antusias menyimak materi dari para narasumber.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kutai Timur yang diwakili oleh Mega Pujiyanti dipercaya menjadi salah satu narasumber utama. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas sejak dini, mengingat tingginya angka kecelakaan yang melibatkan usia pelajar.

“Sebagai Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan, saya merasa sangat bangga dan tersanjung dapat menyampaikan sambutan pada kesempatan istimewa ini. Acara ini bukan hanya merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam mewujudkan visi Kabupaten Layak Anak, tetapi juga langkah nyata untuk melindungi dan memberdayakan generasi muda kita,” ujar Mega dalam sambutannya.

Ia menjelaskan bahwa program Kabupaten Layak Anak merupakan strategi nasional yang berfokus pada pemenuhan hak-hak dasar anak, termasuk hak sipil, perlindungan dari kekerasan, serta akses terhadap lingkungan yang aman dan inklusif. Dalam konteks ini, sekolah memiliki peran strategis sebagai ruang pembentukan karakter dan kesadaran siswa terhadap hak serta kewajibannya.

“Melalui sosialisasi ini, kita ingin memastikan bahwa setiap anak di Kutai Timur memiliki akses penuh terhadap hak-hak sipilnya, bebas dari ancaman, dan didukung lingkungan yang aman serta inklusif,” lanjutnya.

Selain isu perlindungan anak, materi safety riding juga menjadi fokus utama. Mega menyoroti fakta bahwa remaja usia sekolah menjadi kelompok rentan dalam kecelakaan lalu lintas akibat kurangnya pemahaman dan kedisiplinan berkendara.

“Safety riding bukan sekadar aturan, melainkan investasi untuk masa depan yang lebih aman bagi anak-anak kita. Penggunaan helm standar, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta kesadaran akan kondisi fisik saat berkendara adalah hal mendasar yang harus dimiliki pelajar,” tegasnya.

Kepala SMAN 1 Sangatta Utara, Tatik Widayani (tengah)

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sangatta Utara, Tatik Widayani, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan kehidupan remaja di usia sekolah menengah atas, yang tengah berada pada fase pencarian jati diri sekaligus rentan terhadap berbagai pengaruh lingkungan.

“Saya sangat senang dengan adanya sosialisasi ini, terutama karena tema keselamatan dan bahaya merokok sangat dekat dengan kehidupan anak-anak SMA. Mudah-mudahan apa yang disampaikan narasumber bisa diambil manfaatnya oleh para siswa,” ungkap Tatik.

Ia juga menekankan pentingnya peran pelajar sebagai agen perubahan, khususnya dalam menyuarakan isu-isu yang berkembang di lingkungan mereka. Menurutnya, forum anak dapat menjadi wadah strategis untuk menampung aspirasi sekaligus mendorong perubahan positif.

“Kalian adalah agen perubahan yang bisa mendengarkan curahan hati teman-teman dan menyuarakan perubahan di lingkungan kalian. Sekolah adalah rumah kedua, maka jadikan tempat ini aman, nyaman, dan ramah anak,” tambahnya.

Kegiatan ini juga mengampanyekan kawasan bebas rokok sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang sehat. Hal ini sejalan dengan indikator penilaian KLA yang menuntut adanya perlindungan terhadap anak dari paparan zat berbahaya, termasuk rokok.

Partisipasi aktif siswa dalam kegiatan ini menjadi indikator positif bahwa kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan mulai tumbuh di kalangan generasi muda. Para siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga diajak untuk berkomitmen menjadi pelopor di lingkungan masing-masing.

Dengan sinergi lintas sektor yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur optimistis dapat mencapai target sebagai Kabupaten Layak Anak secara menyeluruh. Edukasi berkelanjutan seperti ini diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sadar akan keselamatan dan tanggung jawab sosial.

Pada akhirnya, langkah kecil dari ruang kelas ini diharapkan dapat menjalar luas, menciptakan budaya tertib berlalu lintas dan lingkungan sehat yang dimulai dari pelajar, untuk masa depan Kutai Timur yang lebih aman dan ramah anak.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

Mega Pujianti Dorong Kewenangan Daerah dan Penambahan Rute Penerbangan Perintis di Kutai Timur

Berita Terkini

Pekerja PT KED Gelar Donor Darah Bersama PMI

Ajeng NadyaAjeng Nadya1 Mei 2026 Kesehatan

DPRD Tarakan dan Samarinda Diskusi Pengelolaan Sampah, APBD, serta Skema Dana RT untuk Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan

27 Apr 2026

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

20 Apr 2026

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.