Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Bupati Ardiansyah Sulaiman Lepas 176 Jamaah Haji Kutim dengan Pesan Menyentuh

3 Mei 2026

Neni Tinjau RTLH, Dorong Hunian Sehat Berkelanjutan

2 Mei 2026

Dishub Kutim Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan

1 Mei 2026
1 2 3 … 914 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Neni Soroti Kecemasan Remaja, Ajak Semua Pihak Bergerak

Wali Kota dorong kolaborasi orang tua, sekolah, dan pemerintah tangani kecemasan serta perilaku berisiko remaja.
Pemkot Bontang Ajeng NadyaAjeng Nadya8 Apr 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni (Dok. Prokompim Bontang)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bontang – Di balik senyum generasi muda, tersimpan tantangan yang tak selalu terlihat. Pemerintah Kota Bontang mengungkap potret tersebut melalui pemaparan Hasil Survei Perilaku Remaja Tahun 2025 yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sony Suwito Adicahyono, Kepala Dinas Pendidikan Abdu Safa Muha, serta para kepala sekolah. Forum ini menjadi ruang refleksi bersama dalam memahami kondisi riil yang dihadapi remaja di Kota Taman.

Dalam sambutannya, Neni menegaskan bahwa hasil survei tersebut menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Ia mengibaratkan potensi anak sebagai benih yang harus dirawat agar tumbuh menjadi generasi yang bermanfaat di masa depan.

“Potensi anak itu ibarat sebutir biji. Jika dirawat dan dipelihara dengan baik, maka akan tumbuh menjadi sesuatu yang bermanfaat di masa depan,” ujarnya.

Namun demikian, hasil survei menunjukkan sejumlah persoalan yang cukup mengkhawatirkan. Banyak remaja di Bontang mengalami kecemasan dan ketakutan berlebih, disertai munculnya perilaku berisiko yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.

Wali Kota menekankan bahwa kesehatan mental menjadi isu utama yang harus segera ditangani secara terpadu. Ia menyebutkan bahwa kondisi keluarga yang kurang harmonis, minimnya komunikasi antara orang tua dan anak, serta pengaruh media sosial menjadi faktor yang berkontribusi terhadap permasalahan tersebut.

Selain itu, ia menyoroti peran penting sekolah sebagai garda terdepan dalam mendeteksi perubahan perilaku siswa. Guru diharapkan lebih peka terhadap kondisi psikologis peserta didik serta mampu memberikan pendampingan yang tepat.

“Sekolah harus menjadi ruang aman bagi anak untuk berkembang, bukan hanya secara akademik tetapi juga emosional,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bontang juga mendorong penguatan edukasi, termasuk pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja, serta peningkatan pengawasan terhadap penggunaan media sosial. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah dampak negatif yang dapat memengaruhi perkembangan mental dan perilaku anak.

Lebih jauh, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang suportif bagi tumbuh kembang remaja. Peran orang tua, tenaga pendidik, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun generasi yang sehat secara fisik maupun mental.

Dengan adanya hasil survei ini, diharapkan kebijakan dan program yang disusun dapat lebih tepat sasaran, sekaligus memperkuat upaya bersama dalam menjaga kualitas generasi muda Kota Bontang di masa depan.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Neni Tinjau RTLH, Dorong Hunian Sehat Berkelanjutan

Rakor Bontang Evaluasi APBD, Dorong Percepatan Program

Final Lomba Bertutur Bontang Asah Literasi Anak SD

Berita Terkini

Bupati Ardiansyah Sulaiman Lepas 176 Jamaah Haji Kutim dengan Pesan Menyentuh

YuliyaniYuliyani3 Mei 2026 Pemkab Kutim

Neni Tinjau RTLH, Dorong Hunian Sehat Berkelanjutan

2 Mei 2026

Dishub Kutim Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan

1 Mei 2026

Pekerja PT KED Gelar Donor Darah Bersama PMI

1 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.