Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Dishub Kutim Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan

1 Mei 2026

Pekerja PT KED Gelar Donor Darah Bersama PMI

1 Mei 2026

DPRD Tarakan dan Samarinda Diskusi Pengelolaan Sampah, APBD, serta Skema Dana RT untuk Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan

27 Apr 2026
1 2 3 … 904 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Jemput Bola Stop Stunting di Muara Ancalong: Langkah Konkret Kurangi Stunting di Kutim

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya5 Jan 2025
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Muara Ancalong – Upaya pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk menurunkan angka stunting terus dilakukan dengan berbagai strategi. Setelah sukses digelar di Kecamatan Muara Bengkal, program “Jemput Bola Stop Stunting” kembali diadakan di Desa Kelinjau Ulu, Kecamatan Muara Ancalong, Sabtu (4/1/2025). Program ini menjadi langkah nyata untuk memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) gratis kepada keluarga berisiko stunting (KRS).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, Achmad Junaidi B, bersama sejumlah pejabat lainnya. Turut hadir Plt Sekretaris DPPKB BB Partomuan, Plt Kabid Penyuluhan dan Pergerakan DPPKB LA Beti, Camat Muara Ancalong Harun Al-Rasyid, Sekretaris Camat Saebran, dan Sekdes Kelinjau Ulu. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh TP-PKK Kecamatan, Penyuluh KB, TPK, serta unsur Forkopimcam setempat.

Dalam keterangannya kepada media, Achmad Junaidi menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah mengurangi risiko stunting dengan memberikan edukasi kepada ibu hamil dan anak-anak yang tergolong berisiko.

“Di Muara Ancalong, salah satu lokus dengan keluarga berisiko stunting adalah ibu hamil. Terutama mereka yang memiliki usia rentan, seperti ibu hamil muda di usia 38 tahun. Kami memberikan pendampingan intensif untuk memastikan mereka melahirkan dalam kondisi sehat,” ujar Junaidi.

Selain edukasi dan pendampingan, DPPKB Kutim juga mendorong perbaikan kondisi sosial-ekonomi keluarga berisiko stunting. Junaidi meminta Camat Muara Ancalong untuk memasukkan program rumah layak huni sebagai prioritas pembangunan daerah.

“Rumah layak huni perlu difasilitasi agar keluarga berisiko stunting memiliki tempat tinggal yang memadai. Jika memungkinkan, pastikan mereka memiliki tanah sendiri dan akses air bersih, seperti dari PDAM,” jelasnya.

Tak hanya itu, solusi jangka panjang berupa pemberian pekerjaan bagi keluarga juga menjadi perhatian. Menurut Junaidi, orang tua yang tidak memiliki penghasilan tetap dapat dilibatkan sebagai tenaga kebersihan di kantor desa atau pekerja di perkebunan. Hal ini memungkinkan mereka tetap merawat anak sambil mendapatkan penghasilan.

“Pencegahan dini adalah kunci. Anak-anak yang berisiko stunting harus mendapat perhatian sejak awal agar mereka tidak tumbuh dengan kondisi stunting,” tegasnya.

Camat Muara Ancalong, Harun Al-Rasyid, mengungkapkan bahwa tantangan mengurangi angka stunting di wilayahnya cukup kompleks. Berdasarkan data kunjungan, terdapat lebih dari 500 warga berisiko stunting.

“Faktor penyebabnya tidak hanya kesehatan, tetapi juga sanitasi yang buruk, air minum yang tidak sehat, dan rumah tidak layak huni,” ungkap Harun.

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini ada 42 anak di wilayahnya yang sudah teridentifikasi mengalami stunting.

“Kami berharap dengan program ini, permasalahan stunting bisa segera diatasi secara optimal,” tambahnya.

Langkah konkret yang dilakukan oleh DPPKB Kutim bersama pemerintah kecamatan menjadi angin segar dalam upaya mengurangi stunting di Kutim. Kolaborasi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menyelesaikan persoalan ini secara menyeluruh.

Program “Jemput Bola Stop Stunting” tidak hanya memberikan bantuan langsung berupa PMT, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Dengan sinergi yang terus terjalin, diharapkan angka stunting di Muara Ancalong dan wilayah Kutim lainnya dapat menurun signifikan dalam waktu dekat.

Langkah-langkah strategis seperti ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah Kutim untuk menciptakan generasi yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas di masa depan.

Silakan Bekomentar
Berita pemkab Kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Dishub Kutim Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

Berita Terkini

Dishub Kutim Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan

Ajeng NadyaAjeng Nadya1 Mei 2026 Pemkab Kutim

Pekerja PT KED Gelar Donor Darah Bersama PMI

1 Mei 2026

DPRD Tarakan dan Samarinda Diskusi Pengelolaan Sampah, APBD, serta Skema Dana RT untuk Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan

27 Apr 2026

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

20 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.