Sangatta – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kutai Timur pada Rabu (26/11/2025) berlangsung meriah dengan ribuan warga memadati kawasan Polder Ilham Maulana. Sejak pagi, lapangan dipenuhi peserta dari berbagai usia untuk mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari senam massal, Gerakan Minum Susu, hingga layanan kesehatan gratis yang disiapkan Dinas Kesehatan Kutai Timur (Dinkes Kutim). Antusiasme masyarakat membuat acara ini menjadi salah satu peringatan HKN terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Kemeriahan kegiatan turut dihadiri Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, serta para pejabat daerah lainnya. Mereka meninjau langsung berbagai booth pelayanan kesehatan, edukasi gizi, dan kegiatan pemeriksaan yang ramai diserbu warga.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan senam bersama untuk mendorong gaya hidup aktif. Dilanjutkan Gerakan Minum Susu sebagai kampanye pemenuhan nutrisi, khususnya bagi anak dan remaja. Layanan kesehatan gratis—mulai dari cek kesehatan umum, pemeriksaan spesialis, tes golongan darah, hingga donor darah—menjadi pusat perhatian warga yang memanfaatkan kesempatan pemeriksaan tanpa biaya.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan ajakan tegas kepada masyarakat Kutim untuk memperkuat komitmen menjalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kutai Timur untuk mulai membiasakan diri menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Jaga kebersihan, konsumsi makanan bergizi, dan aktif bergerak. Melalui Germas, kita ingin membangun budaya hidup sehat yang tidak hanya menjadi imbauan, tetapi menjadi kebiasaan bersama. Jika masyarakat sehat, maka Kutai Timur akan semakin kuat dan maju,” ujar Bupati Ardiansyah di hadapan peserta HKN.
Selain kampanye kesehatan, acara HKN Ke-61 ini juga menjadi momentum penyerahan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) kepada tiga Sentra Pengolahan Pangan (SPPG) di APT Pranoto, Swarga Bara, dan Teluk Lingga. Penyerahan tersebut menjadi bukti bahwa fasilitas tersebut telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi pengolahan pangan.
Tak hanya itu, Bupati juga menyerahkan paket alat antropometri kepada satuan pendidikan TK, KB, dan PAUD se-Kutim. Peralatan seperti timbangan anak, infantometer, stadiometer, dan pita ukur lingkar lengan atas menjadi perangkat penting untuk pemantauan tumbuh kembang anak serta deteksi dini masalah gizi. Langkah ini sekaligus mendukung pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang direncanakan berjalan bertahap mulai 2025.
Penyerahan alat tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah memperkuat layanan kesehatan dasar melalui pemantauan gizi yang lebih akurat. Dengan alat yang memadai, satuan pendidikan dapat melakukan pencatatan status gizi secara berkala dan memastikan intervensi diberikan tepat waktu.
Perayaan HKN Ke-61 di Kutim tahun ini tidak hanya menampilkan kemeriahan kegiatan, tetapi juga menjadi ruang edukasi penting untuk memperkuat budaya hidup sehat. Pemerintah daerah berharap momentum ini dapat mendorong kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kesehatan, mulai dari rumah, sekolah, hingga lingkungan kerja. (ADV/AN/Diskominfo)
