Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Kutim Luncurkan Bus Sekolah Listrik Perdana

4 Mei 2026

BPJS dan MUI Kaltim Perkuat Edukasi JKN

4 Mei 2026

Bupati Ardiansyah Sulaiman Lepas 176 Jamaah Haji Kutim dengan Pesan Menyentuh

3 Mei 2026
1 2 3 … 918 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

DPRD Samarinda Soroti Deposito dan Aset Daerah

Komisi II DPRD Samarinda mengkritisi pengelolaan keuangan dan aset yang dinilai belum optimal.
DPRD Kota Samarinda Ajeng NadyaAjeng Nadya27 Apr 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, S.E., M.M
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, S.E., M.M
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Seperti peta tanpa legenda, pengelolaan keuangan dan aset Pemerintah Kota Samarinda dinilai masih menyisakan banyak tanda tanya. Komisi II DPRD Samarinda menyoroti sejumlah persoalan krusial, mulai dari penempatan dana deposito, utang daerah, hingga ribuan aset yang belum memiliki sertifikat resmi.

Sorotan ini disampaikan usai rapat koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Senin (27/04/2026). Dalam pembahasan tersebut, Komisi II menemukan berbagai persoalan administratif yang berulang, terutama dalam rekonsiliasi belanja daerah dan pencatatan register SP2D. Permasalahan ini disebut sebagian besar bersumber dari sistem yang belum optimal, sehingga berdampak pada akurasi laporan keuangan daerah.

“Kami menemukan masih ada masalah administratif yang terus terulang dalam rekonsiliasi belanja pemerintah kota dan register SP2D. Dari penjelasan yang kami terima, sebagian besar kendalanya memang ada pada sistem,” ujar Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi.

Selain itu, penempatan dana deposito pemerintah kota juga menjadi perhatian serius. Saat ini, dana tersebut ditempatkan di bank nasional, sementara bank daerah dinilai belum dimaksimalkan. Padahal, kontribusi bank daerah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dinilai lebih nyata dalam mendukung kegiatan pemerintah kota.

“Tahun 2025 pendapatan dari deposito sekitar Rp9 miliar. Kalau selisih bunga dengan bank daerah hanya sekitar Rp500 juta sampai Rp1 miliar, itu sebenarnya bisa terkonversi lewat CSR. Kita juga pemegang saham di sana,” jelasnya.

Iswandi menegaskan bahwa selama ini dukungan CSR lebih sering datang dari bank daerah dibandingkan bank nasional. Hal ini menjadi pertimbangan penting dalam menentukan kebijakan penempatan dana ke depan agar tidak hanya mengejar keuntungan finansial semata, tetapi juga manfaat sosial.

Tak hanya itu, Komisi II juga menyoroti beban utang Pemerintah Kota Samarinda yang pada tahun 2025 masih berada di kisaran Rp400 miliar. Pembayaran utang tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2026 dengan skema bertahap yang dimulai sejak April. Penentuan prioritas pembayaran dinilai perlu dilakukan secara transparan agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

“Ini juga menjadi perhatian kami, karena harus jelas siapa yang dibayar lebih dulu dan bagaimana tahapan penyelesaiannya,” katanya.

Di sektor aset, permasalahan yang dihadapi tidak kalah kompleks. Dari ribuan bidang tanah milik pemerintah kota, sebagian besar belum memiliki sertifikat resmi. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan sengketa serta menghambat optimalisasi pemanfaatan aset untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Komisi II menilai bahwa anggaran besar yang dialokasikan untuk pengamanan dan penatausahaan aset harus memberikan hasil nyata. Aset strategis seperti rumah susun, mess daerah, hingga kawasan tepian kota dinilai memiliki potensi ekonomi yang belum dimaksimalkan.

“Aset jangan hanya jadi beban biaya. Harus ada perubahan pola pikir, bagaimana aset itu bisa menghasilkan PAD dan tetap aman,” tegasnya.

Sebagai langkah perbaikan, DPRD meminta adanya database aset yang terstruktur, lengkap dengan target sertifikasi setiap tahun. Hal ini penting untuk memastikan pengelolaan aset berjalan terukur dan dapat diawasi secara berkelanjutan.

Dengan berbagai catatan tersebut, Komisi II DPRD Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pengelolaan keuangan dan aset daerah agar lebih transparan, efisien, dan berdampak nyata bagi pembangunan kota.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Pansus DPRD Apresiasi Kinerja Perumdam Samarinda

Anhar Soroti 49 Ribu Warga Terancam Kehilangan BPJS PBI

Pansus LKPJ DPRD Kota Samarinda Kritik PAD Varia Niaga Minim

Berita Terkini

Kutim Luncurkan Bus Sekolah Listrik Perdana

Ajeng NadyaAjeng Nadya4 Mei 2026 Pemkab Kutim

BPJS dan MUI Kaltim Perkuat Edukasi JKN

4 Mei 2026

Bupati Ardiansyah Sulaiman Lepas 176 Jamaah Haji Kutim dengan Pesan Menyentuh

3 Mei 2026

Kusnadi Pimpin PWI Bontang 2026-2029, Tekankan Integritas Pers

2 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.