Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

20 Apr 2026

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026
1 2 3 … 903 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Pemantauan Ketat Bawaslu Kaltim terhadap Kampanye Politik di Media Sosial

Bawaslu Siap Ambil Tindakan atas Pelanggaran, Termasuk Konten yang Tidak Terdaftar di KPU
Daerah Jaen RohmanJaen Rohman11 Des 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Bawaslu Kaltim
Ketua Bawaslu Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur Mohammad Khazin (.Inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Timur terus memantau dan mengawasi secara ketat aktivitas kampanye politik di media sosial.

“Pengawasan itu untuk memastikan kampanye para peserta pemilu berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan,” ujar Anggota Bawaslu Kalimantan Timur Divisi Hukum Sengketa, Danny Bunga di Samarinda, Senin (10/12/2023).

Bawaslu, menurutnya, akan memproses pelanggaran yang dilakukan oleh akun terdaftar resmi di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tapi, lembaga itu juga akan memantau akun yang tidak terdaftar di luar batasan kampanye, dan tanpa mengindahkan unsur etika.

“Kami memiliki daftar 20 akun per peserta pemilu yang terdaftar di KPU. Jika mereka melanggar, kami akan mengambil tindakan,” ujarnya.

Mengenai konten-konten yang tidak terdaftar di media sosial, Bawaslu Kaltim akan menindaklanjuti laporan dari masyarakat dengan pemeriksaan dan kajian terlebih dahulu

“Kami akan melihat apakah akun tersebut terdaftar atau tidak. Jika tidak terdaftar, kami harus mengetahui siapa pembuat akun tersebut. Seringkali, pelacakan pembuat akun sulit karena pemilik akun di media sosial bisa sangat abstrak,” kataya.

“Kami tetap terbuka dan akan menelaah setiap laporan yang diterima, untuk memastikan bahwa setiap kampanye yang dilakukan di dunia maya berjalan dengan adil dan sesuai dengan peraturan,” tuturnya.

Jika terdapat akun media sosial yang tidak terdaftar tapi tetap terbukti menyebarkan isu SARA atau berita hoaks, Danny mengatakan pihak berwajib akan mengambil tindakan. Tindakan hukum itu termasuk untuk akun yang mengkampanyekan salah satu calon presiden atau partai politik peserta pemilu.

“Kami memiliki keterbatasan dalam menelusuri akun-akun yang tidak terdaftar, terutama jika mereka mendukung salah satu calon presiden,” katanya.

Bawaslu Kaltim akan memastikan setiap akun media sosial yang terlibat pemilu telah terdaftar dan mematuhi aturan guna menciptakan Pemilu yang adil dan berintegritas.

Merujuk pada Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, khususnya Pasal 280, terdapat hal-hal yang dilarang dalam kampanye politik, termasuk di medsos.
Bentuk-bentuk pelanggaran kampanye politik di media sosial antara lain: (1) kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), (2) menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon, dan/atau peserta pemilu lainnya, (3) menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat, (4) mengganggu ketertiban umum atau mengancam melakukan kekerasan.

Pelanggaran terhadap ketentuan itu berujung pada sanksi pidana, termasuk pidana penjara maksimal dua tahun dan denda paling banyak Rp24 juta sesuai dengan Pasal 521 dari undang-undang yang sama.

Silakan Bekomentar
Bawaslu Kaltim Berita Kaltim Mohammad Khazin
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

Panen Jagung Manis Jadi Simbol Sinergi Ponpes Segoro Agung dan Kejari Mojokerto Dukung Ketahanan Pangan

GEMAH Kutim Bagikan Takjil di Simpang Padat Sangatta Perkuat Kepedulian Sosial Ramadan

Berita Terkini

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

DianDian20 Apr 2026 Daerah

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026

Mega Pujianti Dorong Kewenangan Daerah dan Penambahan Rute Penerbangan Perintis di Kutai Timur

9 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.