Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

20 Apr 2026

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026
1 2 3 … 903 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Amirul Arifin: Tak Ada yang Paradoks, Tak Perlu Risau

Sosbud Ajeng NadyaAjeng Nadya21 Agu 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jombang – Sebagai Wakil Ketua PCNU Jombang dari tahun 2017 hingga 2022, Amirul Arifin menunjukkan pandangan terkait ijtihad, keyakinan, dan perjuangan menghadapi perbedaan. Dalam wawancara eksklusif, ia berbicara tentang arti penting mengambil jalan kebenaran meskipun berisiko dan menghadapi tantangan.

Amirul Arifin mengungkapkan, “Ijtihad terhadap suatu kebenaran akan menghasilkan keyakinan. Keyakinan perlu diperjuangkan. Perjuangan mempunyai risiko.” Ia menegaskan bahwa perjuangan sejati tidak akan mengenal rasa risau, karena seorang pejuang sejati paham betul medan yang dihadapi dan resiko yang mungkin muncul di masa mendatang.

Salah satu poin penting yang disampaikan oleh Amirul Arifin adalah mengenai hasil ijtihad yang berbeda. Menurutnya, hasil ijtihad yang berbeda merupakan sebuah hazanah yang harus dihargai. “Pertentangan terhadap hasil ijtihad sahih akan diterima dan ditanggapi dengan ilmu,” katanya. Ia juga menekankan bahwa perbedaan pendapat tidak harus menjelma menjadi pertengkaran atau permusuhan, melainkan sebagai suatu hal yang wajar.

Namun, Amirul Arifin memperingatkan bahwa bagi mereka yang tidak siap mengambil jalan tersebut, bisa berakhir dengan frustasi atau bahkan menyalahkan orang lain. “Berjuang untuk memperjuangkan kebenaran memang memiliki resiko, baik itu kebencian, umpatan, atau cacian,” ungkapnya. Ia juga menyinggung tentang resiko yang lebih besar seperti kekerasan fisik dan mental, bahkan karakter asasination, yang bisa menghadang pejuang kebenaran.

Sebagai contoh nyata, Amirul Arifin mengacu pada kasus KH. Abdussalam Shohib atau Gus Salam Pengasuh PP. Mambaul Maarif Denanyar dan Wakil Ketua PWNU Jatim yang menghadapi konsekuensi dari sikapnya dalam upaya mengamalkan ijtihad yang diyakininya. Beliau harus menanggung resiko berupa pemberhentian dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur.

Amirul Arifin menjelaskan bahwa ridlo (ridha) terhadap ketentuan Allah SWT merupakan bagian dari akhlaq yang diperlukan dalam perjuangan ini. “Berjuang untuk iqomatul haq, merupakan upaya mengaktualisasikan perintah Allah SWT, ini juga merupakan akhlaq yang karim terhadap Allah SWT,” ujarnya.

Dalam pembicaraan akhir, Amirul Arifin mengingatkan bahwa ilmu dan kesabaran adalah kunci penting dalam menghadapi tantangan ijtihad dan perjuangan. “Yakinlah bahwa Allah SWT akan memudahkan jalan, jadi rileks saja. Tidak perlu terlalu emosional atau membawa emosi dan amarah, karena Allah SWT yang akan mengatur semuanya. Manusia hanya perlu menjalani dengan istiqomah,” tegasnya.

Melalui pandangan dan pengalaman Amirul Arifin, kita diingatkan akan pentingnya menghadapi perbedaan dengan bijaksana dan penuh keberanian. Ijtihad, keyakinan, dan perjuangan adalah bagian integral dari perjalanan menuju kebenaran, yang memerlukan ilmu, kesabaran, dan tawakkal kepada Allah SWT.

Silakan Bekomentar
Amirul Arifin Wakil Ketua PCNU Jombang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Lom Plai 2025 di Kutim, Astra Agro Dukung Harmoni Budaya

Mahasiswa dan Dokter Hong Kong Terkesan dengan Masjid Al-Akbar Surabaya

Dekranasda dan DPUMKMP Gelar Kompetisi Motif Batik Khas Balikpapan, Mengangkat Kearifan Lokal Melalui Karya Kreatif

Berita Terkini

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

DianDian20 Apr 2026 Daerah

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026

Mega Pujianti Dorong Kewenangan Daerah dan Penambahan Rute Penerbangan Perintis di Kutai Timur

9 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.