Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

20 Apr 2026

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026
1 2 3 … 903 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Tidak Tersedia, Mobil Dilarang Beli Pertalite di Dua SPBU Ini

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Menerapkan Kebijakan Pembelian Pertalite untuk Motor Saja
Daerah Jaen RohmanJaen Rohman1 Des 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pertalite di SPBU
SPBU Sepinggan kini hanya menjual pertalite untuk motor (.Inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Balikpapan – Dua SPBU di Balikpapan sekarang tidak menyediakan bahan bakar minyak (BBM) subsidi pertalite untuk kendaraan roda empat. SPBU 64.761.07 di Staalkuda dan SPBU 61.761.02 Sepinggan saat ini hanya menyediakan pertalite untuk kendaraan roda dua atau motor.

“Sebab bila mobil diizinkan ikut beli pertalite di situ, akan terjadi antrean panjang, yang pasti akan mengganggu lalu lintas,” kata Humas Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Arya Yusa Dwicandra di Balikpapan, Kamis (30/11/2023).

Arya segera menambahkah, keputusan tidak menyediakan lagi pertalite untuk mobil di kedua SPBU tersebut adalah hasil keputusan dari para pemegang kebijakan Kota Balikpapan berkenaan dengan lalu lintas.

Kawasan Staalkuda tempat SPBU 64 berada adalah tempat kendaraan melambat untuk putar balik kembali ke arah kota atau ke mal Balikpapan Super Block, atau sebaliknya, kembali ke arah Sepinggan. Tanpa ada apa-apa pun, sudah terbentuk antrean kendaraan untuk berputar arah tersebut.

Maka itu, bila antrean mobil untuk membeli pertalite sampai memanjang keluar dari SPBU di sisi jalan yang ke arah Sepinggan, kemacetan total pun tidak terhindarkan.

Mengarahkan antrean ke Jalan Pupuk yang muaranya ada di dekat SPBU itu juga tidak menolong karena muara jalan itu pun dekat dengan putaran untuk kembali ke arah kota.

“Jadi solusi cepat untuk mengatasi macet ini, SPBU 64 tidak melayani mobil yang beli pertalite. Hanya motor,” tegas Arya.

Hal demikian juga terjadi pada SPBU 61 di Sepinggan. Antrean yang mengular dari SPBU menutup sejumlah muara jalan ke kawasan perumahan dan menutup akses ke kantor instansi pemerintah dan swastas di Jalan Marsma Iswahjudi tersebut.

Di sisi lain, Arya menjelaskan, penyebab lain antrean pertalite bertambah adalah karena perbedaan harga yang cukup signifikan antara pertalite dengan pertamax.

Pertamax (RON 92) yang BBM non subsidi kini dijual Rp14 ribu per liter sementara pertalite (RON 90) Rp10 ribu per liter. Hal ini ditambah lagi dengan jumlah SPBU di Balikpapan yang hanya 14 buah, artinya tidak memberi pilihan yang banyak bagi warga kota, dan halaman SPBU sendiri yang tidak luas sehingga diantre beberap mobil saja, antrean sudah sampai ke jalan raya.

“Sebagai pembanding, Kota Samarinda yang jatah BBM hariannya lebih kurang sama dengan Balikpapan, menjualnya lewat SPBU yang jumlahnya hampir dua kali lipat,” kata Arya.

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mencatat penyaluran harian BBM jenis Pertalite di Kota Balikpapan rata-rata sebanyak 300-350 Kiloliter per hari.

“Kami memahami bahwa akibat disparitas harga yang cukup tinggi pasti akan ada peralihan konsumen Pertamax ke Pertalite. Namun kami berharap dan menghimbau kepada pengguna Pertamax atau BBM nonsubsidi tetap menggunakan jenis BBM nonsubsidi tersebut karena dipastikan kualitas yang lebih baik dalam menjaga performa kendaraan serta ramah lingkungan,” demikian Arya.

Silakan Bekomentar
BBM Berita Kaltim PT Pertamina
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

Panen Jagung Manis Jadi Simbol Sinergi Ponpes Segoro Agung dan Kejari Mojokerto Dukung Ketahanan Pangan

GEMAH Kutim Bagikan Takjil di Simpang Padat Sangatta Perkuat Kepedulian Sosial Ramadan

Berita Terkini

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

DianDian20 Apr 2026 Daerah

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026

Mega Pujianti Dorong Kewenangan Daerah dan Penambahan Rute Penerbangan Perintis di Kutai Timur

9 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.