Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026

Mega Pujianti Dorong Kewenangan Daerah dan Penambahan Rute Penerbangan Perintis di Kutai Timur

9 Apr 2026

Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

8 Apr 2026
1 2 3 … 902 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Sri Mulyani Ingatkan Freeport: Smelter Mendesak!

Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan sektor pariwisata Kota Samarinda dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah
Daerah Intan WardahIntan Wardah25 Jul 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Smelter
Ilustrasi. Freeport Smelter Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Askolani, mengusulkan percepatan pembangunan smelter tembaga, termasuk smelter milik PT Freeport Indonesia, untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam Indonesia.

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 71 Tahun 2023, yang baru saja diterbitkan, menjadi landasan untuk menentukan tarif bea keluar (BK) konsentrat tembaga berdasarkan kemajuan fisik pembangunan smelter. (24/07/2023).

Percepatan Pembangunan

Askolani menegaskan bahwa pemerintah berharap penyelesaian smelter yang tertunda dapat diatasi dengan mempercepat proyek tersebut. Melalui PMK tersebut, Askolani berharap pembangunan ini dapat selesai pada akhir tahun 2023. Namun, jika penyelesaian tertunda hingga tahun 2024, April-Mei, tarif BK akan dikenakan dengan tingkat yang lebih tinggi dari tahun 2023.

PMK 71/2023 menetapkan tarif bea keluar dari produk hasil pengolahan mineral logam berdasarkan tingkat kemajuan fisik pembangunan smelter. Dibagi menjadi tiga tahap, tarif BK ditentukan oleh tingkat kemajuan fisik pembangunan.

Tahap I mencakup tingkat kemajuan fisik kurang dari 50% hingga kurang dari 70% dari total pembangunan. Tahap II mencakup tingkat kemajuan fisik kurang dari 70% hingga kurang dari 90%, sedangkan Tahap III mencakup tingkat kemajuan fisik lebih dari 90% hingga 100%.

Perubahan Tarif Bea Keluar Tembaga

PMK ini merupakan perubahan dari aturan sebelumnya, di mana pembebasan tarif BK hanya diberlakukan jika pembangunan smelter mencapai lebih dari 50%. Dengan PMK 71/2023, besaran tarif bea keluar dihitung berdasarkan konsentrat dari hasil tambang, dan tarifnya naik secara bertahap.

Askolani juga menjelaskan bahwa PMK ini telah mengakomodir usulan dari PT Freeport Indonesia untuk perpanjangan izin ekspor konsentrat tembaga hingga Mei 2024. Namun, sebagai konsekuensinya, tarif BK akan dikenakan dengan tingkat yang lebih tinggi.

Kolaborasi Mendorong Pembangunan Smelter

Dalam rangka mencapai tujuan untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam Indonesia melalui pembangunan smelter tembaga, kerjasama antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat, menjadi sangat penting.

Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan sektor pariwisata Kota Samarinda dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah. Dukungan penuh dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan smelter tembaga untuk mencapai tujuan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Silakan Bekomentar
Askolani Freeport Smelter Sri Mulyani
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Panen Jagung Manis Jadi Simbol Sinergi Ponpes Segoro Agung dan Kejari Mojokerto Dukung Ketahanan Pangan

GEMAH Kutim Bagikan Takjil di Simpang Padat Sangatta Perkuat Kepedulian Sosial Ramadan

Kades Singa Gembara Apresiasi CSR PT KPC Bangun Jalan Desa

Berita Terkini

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

Ajeng NadyaAjeng Nadya14 Apr 2026 Pemkab Kutim

Mega Pujianti Dorong Kewenangan Daerah dan Penambahan Rute Penerbangan Perintis di Kutai Timur

9 Apr 2026

Menanam Keselamatan Sejak Bangku Sekolah: Jejak PAMA Safe School di Kutai Timur

8 Apr 2026

Verifikasi Dapodik Rampung, Kemendikdasmen Bidik Guru S1/D4 yang Belum Ikut PPG Guru Tertentu

8 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.