Sangatta – Seperti bara api yang kembali disulut anginnya, semangat para Pramuka dari seluruh Kalimantan Timur terasa menyala saat Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, membuka Jambore Daerah (Jamda) Pramuka Kaltim 2025 di Lapangan Kantor Bupati Kutai Timur, Kamis (28/11/2025). Acara yang dipadati ribuan peserta dari berbagai golongan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pembinaan karakter tingkat provinsi.
Ribuan anggota Pramuka dari Siaga hingga Pandega tampak memenuhi lapangan sejak pagi. Barisan mereka tersusun rapi ketika Wagub bersama Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi memasuki arena pembukaan. Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang Kutim disebut mendapat apresiasi penuh atas keberhasilan menyiapkan kegiatan besar ini.
“Jambore daerah bukan sekadar kegiatan berkemah. Ini ruang belajar yang menempa kemandirian, kepemimpinan, kedisiplinan, dan semangat kolaborasi. Di sini kalian dilatih menjadi generasi kuat dan berwawasan luas,” ujar Seno Aji dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa Jamda tahun ini hadir di momen penting bagi Kalimantan Timur yang tengah bergerak mengikuti dinamika baru pasca-kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, provinsi ini membutuhkan generasi muda yang siap mengambil peran strategis dalam pembangunan.
“Kaltim sekarang memasuki babak sejarah. Dengan adanya IKN, daerah ini tumbuh sebagai pusat peradaban Indonesia. Pramuka harus hadir sebagai generasi yang siap berkontribusi, berakhlak mulia, terampil, dan adaptif,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, ia mengajak seluruh peserta menjadikan Jamda sebagai sarana pembentukan karakter dan penguatan rasa kebangsaan.
“Bangsa ini membutuhkan anak muda dengan karakter kokoh dan kecerdasan yang terasah. Pramuka berada di garda ter depan untuk mewujudkan itu,” lanjutnya.
Pada bagian lain sambutannya, Wagub menyampaikan apresiasi kepada para pembina dan pendamping yang telah bekerja mengantarkan peserta ke arena jambore. Ia juga menyanjung peran panitia lokal Kutai Timur yang dinilai sukses menyiapkan penyelenggaraan Jamda 2025.
“Kami menyampaikan penghargaan kepada pembina serta pendamping yang setia membimbing adik-adik. Kutai Timur telah menjadi tuan rumah yang baik bagi kegiatan besar ini,” ujarnya.
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengaku wilayahnya mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Jamda. Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk menjalankan kegiatan hingga tuntas dan berkualitas.
“Kutim merasa bangga menyambut ribuan peserta. Kami ingin memastikan setiap rangkaian kegiatan berjalan sukses dan berkesan,” kata Ardiansyah.
Jamda 2025 juga membawa pesan nasional bertema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Pangan, Ketahanan Bangsa”. Tema tersebut menurut Wagub bukan sekadar slogan, melainkan dorongan agar Pramuka ikut mengambil peran dalam ketahanan nasional melalui aksi lingkungan, kegiatan sosial, maupun kontribusi pembangunan.
“Tema ini menegaskan peran Pramuka sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika,” paparnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan suasana meriah saat peserta menyampaikan yel-yel khas cabang masing-masing. Acara pembukaan dimulai dari penghormatan pasukan hingga penyematan tanda peserta secara simbolis. Ketua Kwarda Kaltim, Fahmi Jafri, melaporkan bahwa Jamda akan berlangsung beberapa hari, dengan kegiatan penjelajahan, giat prestasi, wawasan, hingga bakti masyarakat.
“Jamda tahun ini dirancang untuk memperluas wawasan, memperkuat karakter, dan mengasah kemampuan berkolaborasi bagi seluruh peserta,” jelasnya.
Di sela acara, Seno Aji sempat mencairkan suasana saat melihat sebagian peserta masih berdiri. Ia meminta mereka duduk bersama agar apel berlangsung tertib.
“Biar seragam, semua duduk dulu. Yang belum duduk, ayo duduk. Terima kasih,” ujarnya, disambut tawa peserta.
Dalam sambutannya, Wagub turut menekankan bahwa Kaltim memiliki tantangan besar sebagai penyangga IKN, termasuk kebutuhan SDM muda berkualitas dengan karakter kuat. Ia menyebut Pramuka sebagai salah satu wadah yang relevan dalam menyiapkan generasi masa depan.
“Kaltim membutuhkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan global. Pramuka harus menjadi contoh kedisiplinan, keberanian, dan pengabdian,” katanya.
Sebelum menutup acara, Wagub memberikan pesan agar peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan penuh rasa tanggung jawab.
“Selamat mengikuti Jamda Pramuka Kaltim 2025. Serap sebanyak mungkin ilmu, kembangkan karya terbaik, dan jadilah kebanggaan bagi orang tua dan daerah kalian,” pungkasnya.
Setelah apel pembukaan selesai, rombongan pimpinan daerah meninjau area perkemahan untuk memastikan kesiapan fasilitas yang akan digunakan peserta selama kegiatan berlangsung.
Dengan berbagai agenda yang telah dipersiapkan, Jamda Pramuka Kaltim 2025 diharapkan menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda yang cakap dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kontribusi Kaltim dalam pembangunan nasional.
