Sangatta – Ratusan langkah kaki bergerak serempak di kawasan Polder Ilham Maulana, Sangatta, Rabu pagi (26/11/2025). Di tengah semaraknya puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Dinas Kesehatan Kutai Timur (Dinkes Kutim) memulai kegiatan dengan senam massal yang menjadi simbol kuat kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Ardiansyah Sulaiman, Bupati Kutim bersama ibu Bupati juga mengikuti senam bersama warga dan kepala OPD.
Senam sehat bugar ini diikuti ribuan warga dari berbagai penjuru Kutai Timur. Panggung utama didirikan di tengah area Polder, lengkap dengan pengeras suara yang menjangkau seluruh sudut. Instruktur bersertifikat memandu gerakan dengan energik, mendorong peserta untuk aktif bergerak dan menikmati olahraga bersama.
“Dengan senam sederhana yang dilakukan 20–30 menit setiap pagi, masyarakat sudah bisa mencegah penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno.
Ia menjelaskan bahwa kampanye Germas bukan sekadar ajakan, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata. Karena itu, perayaan HKN kali ini difokuskan pada kegiatan yang mendorong masyarakat melakukan kebiasaan sehat sehari-hari, salah satunya dengan olahraga rutin.
Senam massal menjadi kegiatan pembuka dalam rangkaian layanan kesehatan gratis yang digelar di lokasi. Namun, pesan utama dari kegiatan ini adalah bahwa gaya hidup sehat bisa dimulai dengan aktivitas fisik ringan dan konsisten, tanpa perlu biaya besar atau alat khusus.
“Kami ingin masyarakat sadar bahwa menjaga kesehatan itu sederhana. Asal konsisten, hasilnya bisa luar biasa,” tambah Sumarno.
Polder Ilham Maulana dipilih sebagai lokasi karena luas dan mudah dijangkau, memungkinkan partisipasi besar dari warga Sangatta dan sekitarnya. Area ini disulap menjadi pusat edukasi dan layanan kesehatan, dengan berbagai posko pemeriksaan, panggung acara, hingga booth informasi seputar Germas dan kesehatan keluarga.
Antusiasme warga juga terlihat dari komentar di media sosial Dinkes Kutim. Banyak yang menyambut positif ajakan bergerak bersama ini, bahkan mengajak keluarga untuk ikut serta demi membangun kebiasaan sehat sejak dini.
Melalui momentum ini, Dinkes Kutim berharap kampanye Germas tidak berhenti di perayaan HKN saja, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan di tengah masyarakat. (AN/ADV/Diskominfo).
