Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

20 Apr 2026

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026
1 2 3 … 903 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Peringatan HLUN ke-27, Kemensos Bersama Muhammadiyah Kompak

Lanjut Usia mempunyai hak yang sama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
Nasional BaehakiBaehaki6 Jun 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Organisasi kemasyarakatan tertua di Indonesia, Muhammadiyah, memiliki kesamaan visi dengan pemerintah tentang isu lanjut usia (lansia). Negara dan seluruh elemen bangsa memiliki kontribusi untuk memastikan lansia sejahtera dan berdaya.

Sejalan dengan UU No. 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, negara dan masyarakat bersama-sama membangun lingkungan yang mendukung pemberdayaan peran lansia dalam pembangunan dengan memperhatikan fungsi kearifan, pengetahuan, keahlian, keterampilan, pengalaman, usia dan kondisi fisiknya serta terselenggaranya pemeliharaan taraf kesejahteraan.

Isu lansia mencakup dimensi strategis karena menyangkut usia harapan hidup dan produktifitas, serta kemandirian dan kesejahteraan lansia. Lanjut Usia mempunyai hak yang sama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Mengutip data, Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PP Muhammadiyah Mariman Darto mengingatkan, populasi lansia tahun 2022 mencapai 27 juta jiwa (10,48 % dari total penduduk). Bahkan pada tahun 2045, jumlahnya meningkat menjadi 63,3 juta atau 19,9 % dari total penduduk.

“Penting bagi kita semua menyiapkan langkah antisipasi terhadap penanganan lansia. Muhammadiyah berpandangan, lansia bukan sebagai beban, namun memiliki kontribusi dalam pembangunan,” kata dia pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-27 di Aula RSIJ Pondok Kopi (6/6/2023).

Selanjutnya, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat perlu melakukan mitigasi demografi dengan berbagai program yang memungkinkan lansia tetap produktif melalui berbagai kegiatan yang positif.

Kegiatan ini merupakan kerja sama MPKS PP Muhammadiyah, RS Islam Jakarta Pondok Kopi, dan Kementerian Sosial RI. Kegiatan lainnya adalah kegiatan Senam Sehat Lansia, pemeriksaan kesehatan, penyerahan alat bantu untuk lansia oleh Kementerian Sosial, dan Bazar UMKM oleh PDA Aisyiyah.

“Terima kasih atas kepercayaan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah kepada RSIJ Pondok Kopi untuk melaksanakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi lansia. Semoga kedepan kerjasama yang baik ini terus berlanjut,” kata Direktur Utama RSIJ Pondok Umi Sjarqiah.

Pada kesempatan tersebut, Kemensos melalui Sentra Handayani Jakarta menyerahkan bantuan kepada 4 lansia. Bantuan tersebut berupa 1 kursi roda, 3 tongkat kaki tiga beserta pemenuhan hidup layak seperti sembako, nutrisi hingga alat kebersihan diri.

Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Hubungan dan Kemitraan Lembaga Luar Negeri Faozan Amar menyampaikan apresiasi kepada pihak terkait.

“Terima kasih kepada Muhammadiyah-‘Aisyiyah beserta dengan amal usahanya yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lansia. Jika semua komponen masyarakat memiliki kepedulian yang sama dengan memuliakan dan merawat lansia, saya kira Indonesia akan menjadi negara yang bermartabat”, ujar Faozan.

Silakan Bekomentar
Faozan Amar HLUN ke-27 Kemensos Mariman Darto Muhammadiyah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Judul:Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

Rakernas PJS Tetapkan Tiga Pedoman Strategis Organisasi

Kodim 0909 Kutim Torehkan Prestasi Nasional Kampung Pancasila

Berita Terkini

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

DianDian20 Apr 2026 Daerah

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026

Mega Pujianti Dorong Kewenangan Daerah dan Penambahan Rute Penerbangan Perintis di Kutai Timur

9 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.