Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

DPRD Tarakan dan Samarinda Diskusi Pengelolaan Sampah, APBD, serta Skema Dana RT untuk Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan

27 Apr 2026

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

20 Apr 2026

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026
1 2 3 … 903 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Panen Raya di Mangkurawang, Wagub Kaltim Dorong Swasembada Pangan

Pemprov Kaltim BaehakiBaehaki10 Sep 2025
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tenggarong – “Petani senang, masyarakat sejahtera, Indonesia maju,” demikian harapan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, saat menghadiri Panen Raya Padi di lahan sawah Spontan RT 13, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Rabu (10/9/2025). Kegiatan yang melibatkan Pemkab Kukar dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mangkurawang ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Panen kali ini berlangsung di areal seluas kurang lebih 120 hektare yang tersebar di RT 12, 13, dan 14. Hasil panen rata-rata mencapai di atas 4 ton per hektare, angka yang dinilai cukup baik oleh Wagub. “Artinya, program pemerintah untuk meningkatkan produksi beras sudah terwujud. Selanjutnya kita ingin tingkatkan lagi agar Kukar bisa panen tiga kali dalam setahun,” ujar Seno Aji di hadapan para petani.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (TPH) Provinsi Kaltim Siti Farisya Yana, Asisten II Setkab Kukar Ahyani Fadianur Diani, penyuluh pertanian, serta anggota Gapoktan Mangkurawang. Kehadiran mereka memperkuat dukungan lintas pihak terhadap peningkatan produktivitas pertanian di Kukar.

Seno Aji mengungkapkan, target besar pemerintah provinsi adalah mewujudkan swasembada pangan di Kaltim pada tahun depan dengan produksi di atas 400 ribu ton per tahun. Saat ini, Kaltim baru mencapai sekitar 250 ribu ton per tahun. “Kami akan terus mendukung petani, mulai dari penyediaan pupuk bersubsidi, alat pertanian modern, hingga perluasan sawah baru,” tegasnya.

Ia menyebut, Kaltim masih kekurangan sekitar 20 ribu hektare lahan sawah aktif. Oleh karena itu, Pemprov Kaltim telah mengusulkan pencetakan sawah baru ke Kementerian Pertanian. Tahun ini, pemerintah pusat memberikan tambahan 1.800 hektare, dan diharapkan tahun depan ada alokasi yang lebih besar.

“Target kami pada 2026, luas baku sawah (LBS) di Kaltim bisa lebih dari 40 ribu hektare. Kukar sudah punya 26 ribu hektare, sisanya kita dorong dari kabupaten lain seperti PPU,” jelas Seno.

Wagub juga menyinggung capaian nasional, di mana Indonesia kini memiliki cadangan beras lebih dari 4 juta ton. Menurutnya, hal ini menandakan program Presiden Prabowo Subianto berjalan baik. “Kita harus dukung penuh, karena tujuan akhirnya jelas: menyejahterakan petani dan rakyat,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Seno menekankan pentingnya menambah intensitas panen di Kukar. Dengan tiga kali panen setahun, petani bisa menghasilkan hingga 12 ton per hektare per tahun. “Kalau harga gabah Rp 6.500 per kilogram, maka petani yang punya 2 hektare bisa meraih pendapatan sekitar Rp 50 juta dalam 3–4 bulan. Setelah dipotong biaya produksi, sisanya tetap cukup untuk membuat petani tersenyum,” tutupnya optimis.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Wagub Kaltim Urai Detail Anggaran Rumah Dinas

HPN 2026, Wagub Seno Aji Serukan Pers Berintegritas

Seno Aji Tekankan Waduk Kanaan Solusi Banjir Bontang

Berita Terkini

DPRD Tarakan dan Samarinda Diskusi Pengelolaan Sampah, APBD, serta Skema Dana RT untuk Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan

BaehakiBaehaki27 Apr 2026 Daerah

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

20 Apr 2026

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.