Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

DPRD Tarakan dan Samarinda Diskusi Pengelolaan Sampah, APBD, serta Skema Dana RT untuk Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan

27 Apr 2026

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

20 Apr 2026

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026
1 2 3 … 903 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Kutim Bahas Master Plan Penataan Kawasan Kumuh Sepaso

Lainnya Ajeng NadyaAjeng Nadya13 Nov 2024574
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Disperkim Kutim menggelar seminar antara master plan dan DED rencana penataan kawasan kumuh Sepaso di Hotel Royal Victoria, Rabu (13/11/2024)
Disperkim Kutim menggelar seminar antara master plan dan DED rencana penataan kawasan kumuh Sepaso di Hotel Royal Victoria, Rabu (13/11/2024)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Dalam upaya menata ulang wajah kawasan kumuh, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kutai Timur (Kutim) menggelar seminar antara terkait master plan dan detail engineering design (DED) kawasan Sepaso, Rabu (13/11/2024). Acara ini dihadiri oleh para pejabat teknis, tokoh masyarakat, dan perwakilan instansi terkait yang turut memberikan masukan dalam proses perencanaan penataan kawasan.

Seminar dibuka oleh Kabid Kawasan Permukiman, Muhammad Noor yang menyampaikan bahwa langkah ini merupakan strategi penting untuk mengurangi luas wilayah kumuh di Kutim. Ia menegaskan bahwa perbaikan kawasan permukiman menjadi prioritas demi menciptakan lingkungan yang layak huni bagi masyarakat.

“Kami melihat kebutuhan mendesak untuk melakukan penataan kembali kawasan permukiman kumuh di Sepaso, baik itu melalui konsep off-site maupun on-site reconstruction,” kata Noor dalam sambutannya.

Master plan dan DED yang dibahas dalam seminar ini dirancang sebagai panduan teknis dan strategis untuk penataan kawasan, mencakup pembangunan drainase yang lebih baik, pengelolaan sampah yang efisien, peningkatan akses jalan, serta penyediaan fasilitas umum yang memadai. Dokumen ini akan menjadi dasar pelaksanaan program-program perbaikan lingkungan yang berkelanjutan.

Salah satu topik penting dalam diskusi adalah perbandingan dua pendekatan utama penataan kawasan kumuh: off-site reconstruction (relokasi warga ke lokasi baru) dan on-site reconstruction (perbaikan langsung di lokasi eksisting). Kedua pendekatan ini memiliki kelebihan dan tantangan tersendiri.

“Relokasi memungkinkan pemerintah membangun dari awal dengan kualitas lebih baik, tapi membutuhkan waktu dan kesiapan masyarakat. Sementara, on-site reconstruction lebih ramah terhadap keberadaan warga, namun butuh rekayasa teknis agar efisien di lahan padat,” jelas Noor.

Ia menekankan bahwa aspirasi masyarakat menjadi komponen utama dalam menentukan pendekatan yang akan diterapkan. Karenanya, seminar ini digelar untuk menjaring masukan yang relevan dan kontekstual dari warga serta tokoh lokal.

“Pilihan off-site dan on-site keduanya perlu dipertimbangkan dengan saksama. Kami berharap diskusi hari ini bisa menjaring masukan dari masyarakat sehingga rencana yang kita buat benar-benar sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya.

Dinas Perumahan Kutim menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses ini hingga tahap implementasi. Muhammad Noor memastikan bahwa tahapan pelaksanaan nantinya akan tetap berpegang pada rencana induk yang disusun dengan matang serta melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif.

Seminar ini menjadi bagian dari langkah nyata Pemkab Kutim dalam menekan angka kawasan kumuh yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah. Diharapkan, dokumen hasil seminar ini segera ditindaklanjuti untuk mewujudkan permukiman yang sehat, aman, dan manusiawi di Sepaso.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Kodim 0909 Kutim Torehkan Prestasi Nasional Kampung Pancasila

Pelatihan DPPKB Kutim Buka Cara Baru Memahami Akuntabilitas Daerah

Kadis DPPKB Kutim Tekankan Pentingnya Fokus pada Program Bangga Kencana

Berita Terkini

DPRD Tarakan dan Samarinda Diskusi Pengelolaan Sampah, APBD, serta Skema Dana RT untuk Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan

BaehakiBaehaki27 Apr 2026 Daerah

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

20 Apr 2026

Antrean Menyusut, Warga Kutai Timur Mulai Beralih ke Pembayaran Air Digital

15 Apr 2026

Perumdam Kutim Alihkan Pembayaran Air ke Digital

14 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.