Sangatta – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar seminar bertajuk “We Are Youth and Strong” di Hotel Royal Victoria, Selasa (26/11/2024). Seminar ini bertujuan mendorong generasi muda Kutim untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kutim, Burhanuddin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan besar terhadap peran pemuda sebagai motor penggerak perubahan dan kemajuan di Kutim.
“Pemuda adalah tulang punggung masa depan. Kami berharap melalui seminar ini, para peserta dapat semakin termotivasi untuk melahirkan karya-karya terbaik yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujar Burhanuddin.
Menggali Potensi Pemuda
Seminar yang diikuti oleh 50 peserta ini menghadirkan berbagai pembicara inspiratif yang membahas tema kepemimpinan, kreativitas, dan pemberdayaan pemuda. Peserta terdiri dari perwakilan organisasi kepemudaan, mahasiswa, serta pemuda-pemudi berprestasi di Kutim.
Penyelenggaraan acara ini didukung oleh Kutim Muda Inovatif Organizer, sebuah komunitas yang aktif dalam menggerakkan kegiatan pemberdayaan pemuda di Kutim. Ketua Kutim Muda Inovatif Organizer, Irwan Abbas, menyampaikan bahwa seminar ini menjadi wadah bagi pemuda untuk menggali potensi mereka dan berjejaring dengan komunitas yang memiliki visi serupa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menciptakan ruang diskusi yang produktif bagi pemuda di Kutim. Harapannya, ide-ide kreatif mereka bisa diwujudkan menjadi aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Irwan.
Pemateri Unggul
Seminar “We Are Youth and Strong” menghadirkan pembicara-pembicara berpengalaman yang membagikan wawasan terkait tantangan dan peluang pemuda di era digital. Salah satu pembicara, seorang pengusaha muda sukses asal Kutim, memberikan motivasi kepada peserta untuk tidak takut memulai usaha dan memanfaatkan teknologi sebagai peluang besar.
“Era sekarang membuka banyak kesempatan bagi pemuda untuk berinovasi. Jangan ragu memulai, meskipun dari hal kecil. Keberanian, ketekunan, dan kreativitas adalah kunci sukses,” pesannya kepada peserta.
Antusiasme Peserta
Salah satu peserta, Rahmawati, mengaku senang dapat mengikuti seminar ini. Ia merasa mendapatkan banyak inspirasi dari materi yang disampaikan oleh para pembicara.
“Acara ini sangat bermanfaat. Saya jadi lebih percaya diri untuk mengembangkan ide-ide saya, terutama di bidang wirausaha. Semoga acara seperti ini bisa sering diadakan,” ujarnya.
Seminar ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga tempat membangun jejaring di antara pemuda-pemuda kreatif di Kutim. Peserta terlihat aktif bertanya dan berdiskusi selama sesi tanya jawab berlangsung.
Harapan Ke Depan
Burhanuddin menutup acara dengan mengapresiasi antusiasme peserta dan penyelenggara. Ia berharap seminar ini dapat menjadi awal dari gerakan yang lebih besar dalam memberdayakan pemuda Kutim.
“Kami akan terus mendukung kegiatan yang memotivasi dan memberdayakan generasi muda. Kami ingin melihat lebih banyak karya dan kontribusi nyata dari pemuda untuk kemajuan Kutai Timur,” pungkasnya.
Dengan semangat yang menggebu, para peserta meninggalkan lokasi seminar dengan optimisme untuk menghadapi tantangan ke depan. Seminar “We Are Youth and Strong” membuktikan bahwa dengan kolaborasi dan komitmen, pemuda dapat menjadi agen perubahan bagi masyarakat dan daerah mereka.
