Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Bupati Ardiansyah Sulaiman Lepas 176 Jamaah Haji Kutim dengan Pesan Menyentuh

3 Mei 2026

Kusnadi Pimpin PWI Bontang 2026-2029, Tekankan Integritas Pers

2 Mei 2026

Neni Tinjau RTLH, Dorong Hunian Sehat Berkelanjutan

2 Mei 2026
1 2 3 … 915 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026

    Marsidik Ogah Hanura Kaltim Jalan di Tempat: “Kita Harus Signifikan!”

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Bunda Neni Perjuangkan Jalan Bontang Kuala Bebas Rob

Pemkot Bontang dorong pemerintah pusat tangani banjir rob dan perbaiki akses vital menuju kawasan wisata.
Pemkot Bontang Ajeng NadyaAjeng Nadya1 Apr 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Neni Moerniaeni, Wali Kota Bontang
Neni Moerniaeni, Wali Kota Bontang (dok. Prokompim)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bontang – Di tengah riak air pasang yang terus menggerus akses warga, upaya tak kenal lelah ditunjukkan Pemerintah Kota Bontang. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, kembali melangkah ke pusat untuk memastikan persoalan banjir rob di kawasan wisata Bontang Kuala mendapatkan solusi konkret.

Pada Rabu (1/4/2026), Neni melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta. Agenda tersebut difokuskan pada upaya memperjuangkan penanganan banjir rob sekaligus perbaikan akses jalan nasional sepanjang kurang lebih 900 meter yang menjadi jalur utama menuju kawasan wisata pesisir tersebut.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota didampingi Kepala Bapperida Syahruddin serta Kabid Pembangunan Perekonomian, Infrastruktur dan Kewilayahan Noni Agetha. Rombongan diterima oleh jajaran Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan, termasuk Ibnu Kurniawan, Ahnes Intan, dan Benny W. Christiawan yang membidangi preservasi wilayah Kalimantan Timur.

Dalam paparannya, Neni menegaskan bahwa kondisi jalan nasional tersebut kini menjadi persoalan serius karena kerap terendam banjir rob, terutama pada sore hingga malam hari. Situasi ini tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada aktivitas pendidikan dan sektor pariwisata di kawasan tersebut.

“Kami melaporkan kondisi infrastruktur jalan nasional yang saat ini menjadi kendala utama bagi mobilitas masyarakat dan sektor pariwisata. Fenomena banjir rob terjadi setiap sore hingga malam hari, yang tidak hanya mengganggu aktivitas warga tetapi juga berdampak pada fasilitas pendidikan di sekitar lokasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kondisi geografis kawasan yang berada di muara menyebabkan daya dukung tanah relatif rendah, sehingga badan jalan rentan terdampak genangan air laut. Hal ini menjadikan penanganan infrastruktur membutuhkan pendekatan teknis yang lebih komprehensif.

Lebih lanjut, Neni mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran daerah akibat perubahan regulasi hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah pusat dinilai sangat penting, mengingat status jalan tersebut merupakan jalan nasional yang menjadi akses vital.

“Bontang telah memberikan kontribusi besar bagi negara, khususnya melalui sektor migas. Kami berharap Pemerintah Pusat dapat memberikan perhatian khusus pada perbaikan jalan ini. Penanganan sepanjang 900 meter tersebut sangat berarti bagi keselamatan dan kenyamanan warga kami,” tambahnya.

Selain perbaikan jalan, pembahasan juga membuka peluang koordinasi lanjutan dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, khususnya terkait penanganan banjir rob secara menyeluruh di kawasan pesisir. Hal ini penting agar solusi yang dihasilkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu mengatasi akar permasalahan.

Langkah proaktif ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Bontang dalam menjemput dukungan pusat demi menjaga kualitas infrastruktur daerah. Di tengah keterbatasan anggaran, strategi kolaborasi lintas pemerintah diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mengatasi persoalan banjir rob yang telah lama menjadi tantangan di Bontang Kuala.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Kusnadi Pimpin PWI Bontang 2026-2029, Tekankan Integritas Pers

Neni Tinjau RTLH, Dorong Hunian Sehat Berkelanjutan

May Day 2026 Bontang Tekankan Kesejahteraan Pekerja

Berita Terkini

Bupati Ardiansyah Sulaiman Lepas 176 Jamaah Haji Kutim dengan Pesan Menyentuh

YuliyaniYuliyani3 Mei 2026 Pemkab Kutim

Kusnadi Pimpin PWI Bontang 2026-2029, Tekankan Integritas Pers

2 Mei 2026

Neni Tinjau RTLH, Dorong Hunian Sehat Berkelanjutan

2 Mei 2026

May Day 2026 Bontang Tekankan Kesejahteraan Pekerja

1 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.