Bontang – Di tengah denyut pembangunan yang terus bergerak, semangat gotong royong kembali dihidupkan melalui program lintas sektor yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kota Bontang menegaskan komitmennya dalam percepatan pembangunan melalui pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026.
Upacara pembukaan digelar di kawasan Bontang Kuala pada Rabu (22/4/2026), dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam, Kepala Kejaksaan Negeri Beni Saputra, serta jajaran perangkat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Momentum penting dalam kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama strategis antara Pemerintah Kota Bontang dengan TNI. Kesepakatan tersebut dilakukan antara Wali Kota dan Komandan Kodim 0908/Bontang, Ardiansyah, yang juga bertindak sebagai Komandan Satuan Tugas TMMD.
Dalam sambutannya, Neni Moerniaeni menegaskan bahwa program TMMD yang telah berjalan sejak 1997 ini terbukti efektif dalam mendorong pembangunan berbasis kolaborasi. Ia menilai keterlibatan masyarakat menjadi elemen kunci dalam memperkuat ketahanan wilayah sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong.
“TMMD bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial agar manfaatnya dirasakan hingga masyarakat bawah,” tegas Neni Moerniaeni.
Pada pelaksanaan tahun ini, fokus kegiatan fisik diarahkan pada peningkatan akses infrastruktur, seperti perbaikan jalan, penimbunan tanah, serta pemugaran rumah tidak layak huni. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas sekaligus kualitas hidup masyarakat di wilayah sasaran.
Selain pembangunan fisik, TMMD ke-128 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang bersifat edukatif. Di antaranya penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi kesehatan dan sanitasi, hingga penguatan mental spiritual masyarakat. Pendekatan ini bertujuan menciptakan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian visi Bontang sebagai kota jasa dan industri yang maju. Sinergi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Wali Kota bersama jajaran Forkopimda melakukan peninjauan langsung ke lokasi sasaran TMMD. Langkah ini menjadi bentuk komitmen nyata dalam memastikan program berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, TMMD ke-128 di Bontang diharapkan menjadi katalisator percepatan pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan sosial di tingkat akar rumput.
