Sidoarjo – Puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (MAHIKA), Tanggulangin, Sidoarjo, berlangsung meriah. Ratusan motor klasik seperti Vespa, RX King, dan Jeep menghiasi jalan-jalan utama, mulai dari Ngaban, Tanggulangin, hingga Mapolresta Sidoarjo, sebagai bagian dari konvoi memperingati hari bersejarah ini.
KH Abdul Wahid Harun, pengasuh Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas antusiasme para peserta yang jauh melebihi perkiraan. “Kami mempersiapkan acara untuk sekitar 200 orang, namun ternyata yang hadir lebih dari 400,” ujarnya dengan senyum sumringah.
Pada acara yang digelar di aula Mapolresta Sidoarjo tersebut, Gus Wahid, sapaan akrab KH Abdul Wahid, menyampaikan rasa syukurnya karena santri dan Polri dapat bersinergi dalam kegiatan besar ini. “Polri adalah sahabat santri, dan hari ini kita buktikan bahwa hubungan antara santri dan Polri sangat erat,” ujarnya, menegaskan peran penting santri dalam menjaga harmoni sosial.
Menurut Gus Wahid, kaum santri tidak boleh lagi dipinggirkan. “Hari ini kita tunjukkan bahwa santri bisa tampil santun dan beradab di tengah masyarakat. Santri harus eksis dan mewarnai negeri ini, tidak boleh tertinggal seperti masa lalu,” katanya, menekankan pentingnya peran santri dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Polresta Sidoarjo yang telah mendukung penuh acara tersebut, serta meminta maaf kepada masyarakat yang terganggu perjalanannya akibat konvoi.
Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Cristian Tobing, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukurnya atas suksesnya acara tersebut. “Kami bersyukur dapat berkumpul pada hari ini dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2024,” ujarnya. Kapolresta juga mengapresiasi Gus Wahid dan para santri yang telah hadir serta mendukung kampanye keselamatan berlalu lintas yang juga menjadi bagian dari acara ini.
Kapolresta Sidoarjo menekankan pentingnya tertib lalu lintas bagi masyarakat Sidoarjo. “Kegiatan ini menjadi momen penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tambahnya.
Selain kampanye keselamatan lalu lintas, Kapolresta juga menyampaikan pesan terkait situasi politik di Sidoarjo, yang tengah menjalani proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). “Kami berharap masyarakat tetap menjaga kebersamaan dan persatuan agar suasana tetap kondusif di tengah kontestasi politik,” katanya.
Salah satu peserta acara, Abdul Hamid (65), yang datang bersama istrinya, Ismuniyah, mengungkapkan kebahagiaannya dapat berpartisipasi dalam peringatan HSN 2024. “Alhamdulillah, meski panas dan harus berkendara jauh, semangat kami tetap membara. Acara ini sangat baik untuk menanamkan akhlak mulia kepada anak-anak santri,” katanya dengan penuh antusiasme.
Puncak peringatan Hari Santri Nasional 2024 di Sidoarjo ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar-santri dan Polri, tetapi juga menjadi momen penting dalam menguatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas serta menjaga persatuan di tengah situasi politik yang sedang berlangsung.




