Bontang – Seperti alarm yang membangunkan rutinitas usai libur panjang, Pemerintah Kota Bontang langsung menguji kedisiplinan aparatur di hari pertama kerja pasca Idulfitri. Inspeksi mendadak (sidak) digelar serentak untuk memastikan roda pelayanan publik kembali berputar tanpa hambatan.

Langkah ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, pada Rabu (25/03/2026) pagi. Ia didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Akhmad Suharto, serta sejumlah pejabat terkait seperti Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sony Suwito Adicahyono, unsur BKPSDM, Inspektorat, Dinas Kominfo, hingga Satpol PP. Sidak dilakukan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat kelurahan.

Kegiatan diawali dari ruang-ruang kerja di lingkungan Sekretariat Daerah, kemudian berlanjut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) guna memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal serta kehadiran tenaga medis terjaga. Setelah itu, tim bergerak ke sejumlah OPD lain seperti Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dispopar, hingga Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan).

“Inspeksi ini menjadi langkah awal untuk memastikan disiplin ASN tetap terjaga, sekaligus mendorong semangat kerja agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal sejak hari pertama,” ujar Neni Moerniaeni.

Sementara itu, sidak juga dilakukan secara paralel oleh Pj Sekda ke sejumlah instansi lainnya, seperti Dinas Perhubungan, Sekretariat DPRD, serta Gedung Graha Taman Praja. Hal ini dilakukan untuk memastikan pengawasan berjalan menyeluruh dan data kehadiran pegawai dapat diverifikasi secara langsung di lapangan.

Berdasarkan hasil pemantauan, tingkat kehadiran ASN di lingkungan Pemkot Bontang tergolong tinggi. Mayoritas pegawai hadir tepat waktu dan mengenakan atribut dinas sesuai ketentuan. Adapun beberapa ASN yang tidak hadir telah tercatat memiliki alasan resmi yang dapat dipertanggungjawabkan secara administratif, seperti cuti tahunan, cuti melahirkan, maupun tugas dinas luar.

Langkah sidak ini tidak hanya dimaknai sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga sebagai upaya menjaga konsistensi kinerja aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pemerintah Kota Bontang menilai bahwa momentum pasca libur panjang menjadi titik krusial dalam menjaga ritme kerja birokrasi.

Dengan hasil yang menunjukkan tingkat kepatuhan tinggi, Pemkot Bontang optimistis pelayanan publik akan kembali berjalan maksimal. Disiplin ASN diharapkan tetap terjaga sebagai fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan responsif.

Silakan Bekomentar
Share.
Exit mobile version