BONTANG – Sebanyak 20 atlet berprestasi asal Kalimantan Timur (Kaltim) mengikuti kegiatan Pembekalan Wirausaha Olahraga Tahun 2024 yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kaltim. Acara yang bertemakan “Membentuk Jiwa Wirausaha yang Kompetitif, Kreatif, dan Inovatif bagi Olahragawan Berprestasi di Era Milenial” ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim, HM Agus Hari Kesuma (AHK), di Hotel Bintang Sintuk, Bontang, pada Kamis (31/10/2024) pagi.
Dalam sambutannya, Agus Hari Kesuma yang juga menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Timur (Kutim), menyampaikan bahwa Pemprov Kaltim sangat peduli terhadap keberadaan para atlet yang telah mengharumkan nama daerah di ajang nasional maupun internasional. Ia menegaskan bahwa perhatian besar dari pemerintah kepada atlet berprestasi bukan hanya dalam bentuk penghargaan, tetapi juga pengembangan karier mereka setelah berakhirnya masa puncak olahraga.
“Sebagai bentuk apresiasi, Pemprov Kaltim telah memberikan penghargaan berupa bonus atau dana pembinaan kepada para atlet berprestasi selama beberapa tahun terakhir,” kata Agus dalam sambutannya. Ia menjelaskan bahwa pemberian penghargaan tersebut bertujuan untuk memotivasi para atlet agar terus berprestasi, sekaligus memberikan pengakuan atas kerja keras mereka dalam mengangkat nama daerah.
Wirausaha sebagai Alternatif Karier
Sebagai bagian dari tindak lanjut atas penghargaan yang diberikan, Pemprov Kaltim menyelenggarakan kegiatan pembekalan ini dengan tujuan memberikan panduan kepada para atlet mengenai cara memulai usaha. Acara ini mengacu pada Pasal 99 ayat 5 UU No. 11 Tahun 2021 tentang Keolahragaan yang menekankan pentingnya pembinaan terhadap atlet tidak hanya di bidang olahraga tetapi juga dalam aspek kehidupan lainnya, seperti kewirausahaan.
“Pemprov Kaltim menyadari bahwa karier di dunia olahraga tidak selamanya berlangsung lama. Oleh karena itu, kami mengadakan kegiatan ini untuk memberikan bekal kepada para atlet agar mereka siap mengelola masa depan mereka, baik dalam dunia olahraga maupun dalam dunia wirausaha,” tambah Agus.
Ia mengharapkan agar para peserta dapat menyerap seluruh materi yang disampaikan oleh para narasumber, yang telah berpengalaman dalam dunia wirausaha, agar dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. “Pelatihan wirausaha ini diharapkan dapat mencetak olahragawan yang tidak hanya sukses di bidang olahraga tetapi juga berhasil dalam dunia wirausaha, sehingga kelak mereka layak disebut sebagai wirausahawan sukses,” ungkap Agus optimis.
Tiga Hari Pelatihan Wirausaha
Kegiatan Pembekalan Wirausaha Olahraga 2024 ini berlangsung selama tiga hari, dimulai pada 30 Oktober hingga 1 November 2024. Sebanyak 20 orang atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim terpilih untuk mengikuti pelatihan ini. Ketua Panitia Pelaksana, AA Bagus Surya Saputra Sugiarta, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada atlet tentang cara memulai dan mengelola usaha, dengan harapan dapat meningkatkan kapasitas wirausaha di kalangan insan olahraga Kaltim.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para atlet dapat menambah keterampilan berwirausaha yang bermanfaat bagi mereka di masa depan. Setelah berprestasi di bidang olahraga, mereka juga bisa sukses dalam bidang wirausaha,” ujar Bagus. Ia juga berterima kasih kepada Kadispora Kaltim yang telah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan acara ini.
Sementara itu, Agus Hari Kesuma dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kehadiran para narasumber yang berkompeten dalam dunia wirausaha, yakni Ego Arifin, Machnum Uzmi, dan Surya Fajar Saputra. Mereka telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada para peserta agar dapat memperluas wawasan mereka mengenai dunia kewirausahaan. Agus juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja keras untuk memastikan suksesnya acara ini.
Peran Wirausaha dalam Meningkatkan Kesejahteraan Atlet
Pemprov Kaltim berharap kegiatan pembekalan ini dapat menjadi langkah awal bagi para atlet untuk mengembangkan potensi mereka di luar dunia olahraga. Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini, para atlet tidak hanya bergantung pada penghasilan dari olahraga tetapi juga dapat mandiri dengan membuka usaha yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.
Selain itu, Agus juga menyampaikan pentingnya pembinaan jangka panjang bagi para atlet, termasuk dalam bidang kewirausahaan. Dengan berkembangnya jiwa wirausaha yang kompetitif, kreatif, dan inovatif, para atlet diharapkan dapat menjadi sosok yang mampu beradaptasi dan bertahan dalam menghadapi tantangan di luar arena pertandingan. Pembekalan ini juga memberikan kesempatan bagi atlet untuk berkontribusi lebih besar pada perekonomian daerah melalui usaha-usaha yang mereka jalankan.
“Dengan pembekalan yang diberikan, kami berharap para atlet Kaltim bisa mengembangkan jiwa kewirausahaan yang mereka miliki dan menerapkannya dalam kehidupan mereka sehari-hari. Pemprov Kaltim akan selalu mendukung setiap langkah yang diambil oleh atlet untuk mewujudkan impian mereka, baik di dunia olahraga maupun dalam berwirausaha,” tambah Agus.
Harapan untuk Masa Depan
Kegiatan pembekalan ini merupakan salah satu upaya Pemprov Kaltim untuk mempersiapkan atlet berprestasi yang tidak hanya unggul di bidang olahraga, tetapi juga mampu berdaya saing dalam dunia wirausaha. Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan para atlet dapat membuka peluang usaha yang berkelanjutan, tidak hanya untuk diri mereka sendiri tetapi juga untuk kesejahteraan keluarga dan masyarakat sekitar.
Sebagai penutup, Agus Hari Kesuma mengingatkan para peserta untuk tidak ragu mengejar peluang wirausaha setelah mereka selesai berkarier di dunia olahraga. “Jadikan kesempatan ini sebagai langkah awal untuk menapaki kesuksesan di dunia wirausaha. Selalu ingat bahwa setiap tantangan dapat menjadi peluang untuk berkembang,” tandasnya.
Dengan komitmen yang kuat dari Pemerintah Provinsi Kaltim dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pembekalan wirausaha ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan kapasitas para atlet, sekaligus menciptakan wirausahawan sukses yang berasal dari dunia olahraga di Kalimantan Timur.
