Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

DPRD Kutim Terima DPRD Bontang, Sinergi Kian Solid

13 Jan 2026

Wabup Kutim Tinjau Asrama Mahasiswa di Makassar, Soroti Fasilitas Tak Layak

7 Jan 2026

Dedy Alkutimi Dipercaya Lagi Nahkodai SMSI Kutai Timur Hingga 2028

6 Jan 2026
1 2 3 … 892 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ketua PKS Kutim Ajak Kader Munajat Tutup Tahun

    2 Jan 2026

    PKS Kutim Lantik DPC 18 Kecamatan, Tegaskan Empati Kader

    23 Des 2025

    PKS Kaltim Siapkan Strategi 2029 Lewat Penguatan Layanan Publik

    30 Nov 2025

    Sayyid Anjas Mantap Maju Ketua Golkar Kutim

    11 Sep 2025

    Musda VI PKS Kukar, Momentum Regenerasi dan Konsolidasi

    7 Sep 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Krisis Etnis & Pelecehan Seksual di India, Rumah Pelaku Dibakar

Para demonstran menuntut keadilan dan kepastian hukum, sambil menggarisbawahi pentingnya perlindungan hak-hak perempuan
Global Intan WardahIntan Wardah22 Jul 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pelecehan Seksual
Aksi protes wanita setempat di Imphal (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Wanita-wanita dari Manipur, India Timur Laut, menyerang rumah pelaku utama kasus pelecehan seksual. Pelaku diduga telah mengarak dua wanita suku ke jalanan beberapa bulan lalu, menyuruh massa untuk memperkosanya, dan mengarak mereka telanjang. Video peristiwa tersebut menjadi viral di media sosial baru-baru ini dan menarik perhatian nasional. Kejadian ini menyebabkan kerusuhan di Manipur.

Setelah mendapatkan perhatian dari Perdana Menteri Narendra Modi yang mengutuk serangan ini sebagai aib dan menjanjikan tindakan keras, pelaku utama dan tiga pelaku pengarak lainnya ditangkap pada Kamis lalu. Sementara itu, polisi masih berupaya melacak sekitar 30 orang lain yang terlibat dalam kejahatan ini.

Protes Wanita Menuntut Keadilan

Aksi protes wanita setempat di Imphal mencuat ketika mereka dengan marah melempari batu dan membakar beberapa bagian rumah milik tersangka utama kasus pelecehan seksual di sebuah desa. Hemant Pandey, seorang pejabat polisi senior di ibukota negara bagian Imphal, mengakui pemahaman atas kemarahan wanita-wanita tersebut dan meminta mereka untuk menyuarakan aspirasi mereka secara damai.

Peristiwa ini merupakan tanggapan atas kasus pelecehan seksual yang viral di media sosial dan telah memicu gelombang kekerasan etnis di wilayah tersebut. Para demonstran menuntut keadilan dan kepastian hukum, sambil menggarisbawahi pentingnya perlindungan hak-hak perempuan dalam suasana yang tegang dan bergejolak.

“Wanita setempat melempari batu dan membakar beberapa bagian rumah milik tersangka utama di sebuah desa,” kata Hemant Pandey, seorang pejabat polisi senior di ibukota negara bagian Imphal.

“Kami meminta perempuan untuk memprotes secara damai karena ada kegelisahan yang intens. Kami memahami kemarahan mereka,” katanya.

Krisis Etnis dan Pelecehan Seksual

Sebagai informasi, berdasarkan pengaduan polisi yang diajukan pada bulan Mei lalu, ada sekelompok orang bersenjata merusak beberapa rumah dan membakarnya hingga rata dengan tanah di sebuah desa di distrik.

Sebelum menyerang anggota suku Kuki di Kangpokpi, kelompok tersebut melakukan pelecehan seksual terhadap dua wanita berusia 21 dan 19 tahun, mengarak mereka telanjang. Laporan serangan ini disampaikan oleh para korban pada bulan Mei lalu, saat negara sedang menyaksikan bentrokan etnis yang intens.

Pertempuran tersebut dipicu oleh perintah pengadilan yang menuntut pemerintah mempertimbangkan memperluas tunjangan khusus yang hanya dinikmati oleh suku Kuki kepada mayoritas penduduk Meitei. Akibat kekerasan ini, setidaknya 125 orang telah tewas dan lebih dari 40.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Tuntutan Keadilan dan Keselamatan Perempuan

Kelompok hak asasi manusia berencana mengadakan aksi protes di berbagai bagian India untuk menuntut keadilan dan mempercepat penyelidikan atas insiden terbaru ini. Hal ini pun menimbulkan pertanyaan serius tentang keselamatan perempuan di negara tersebut.

“Kami ingin tahu mengapa polisi gagal mengambil tindakan cepat ketika mereka tahu bahwa perempuan diperkosa dan diarak telanjang di Manipur,” kata Radhika Burman, seorang mahasiswa di timur kota Kolkata yang memimpin demonstrasi publik pada hari Kamis.

Ratusan pengunjuk rasa di selatan kota Bengaluru menggelar aksi dengan membentangkan spanduk bertuliskan; “Tubuh wanita bukanlah medan perang”.

Ketidakadilan Terhadap Komunitas Suku Minoritas

Salah satu pengunjuk rasa, yang bernama Thay, juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kegagalan pihak berwenang dalam menyelidiki kasus yang dilaporkan oleh dua korban yang merupakan bagian dari komunitas suku minoritas pada bulan Mei lalu.

“Ini adalah ketidakadilan dan pengabaian yang parah,” kata H. J. Lakshmi, dari Samakaleena Samajik Sanskritik Vedike, sebuah organisasi masyarakat sipil di Bengaluru.

Protes serupa juga terjadi di kota timur Bhubaneswar dan di berbagai kampus perguruan tinggi di seluruh negeri.

Silakan Bekomentar
H. J. Lakshmi Hemant Pandey India Narendra Modi Radhika Burman
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

PJS Tunjukkan Perkembangan Pesat Menuju Konstituen Dewan Pers

Media Asing Sorot Anies dan Ganjar Berkoalisi

FAA AS Perpanjang Larangan Terbang Boeing 737 MAX 9

Berita Terkini

DPRD Kutim Terima DPRD Bontang, Sinergi Kian Solid

Ajeng NadyaAjeng Nadya13 Jan 2026 DPRD Kutim

Wabup Kutim Tinjau Asrama Mahasiswa di Makassar, Soroti Fasilitas Tak Layak

7 Jan 2026

Dedy Alkutimi Dipercaya Lagi Nahkodai SMSI Kutai Timur Hingga 2028

6 Jan 2026

Ketua PKS Kutim Ajak Kader Munajat Tutup Tahun

2 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.