Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

DPRD Kutim Terima DPRD Bontang, Sinergi Kian Solid

13 Jan 2026

Wabup Kutim Tinjau Asrama Mahasiswa di Makassar, Soroti Fasilitas Tak Layak

7 Jan 2026

Dedy Alkutimi Dipercaya Lagi Nahkodai SMSI Kutai Timur Hingga 2028

6 Jan 2026
1 2 3 … 892 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Ketua PKS Kutim Ajak Kader Munajat Tutup Tahun

    2 Jan 2026

    PKS Kutim Lantik DPC 18 Kecamatan, Tegaskan Empati Kader

    23 Des 2025

    PKS Kaltim Siapkan Strategi 2029 Lewat Penguatan Layanan Publik

    30 Nov 2025

    Sayyid Anjas Mantap Maju Ketua Golkar Kutim

    11 Sep 2025

    Musda VI PKS Kukar, Momentum Regenerasi dan Konsolidasi

    7 Sep 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024

    Enggan Puasa Ramadhan

    13 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Aksi Mengejutkan: Rumah PM Inggris Ditutup Kain Hitam!

Kebijakan lingkungan di Inggris tengah menjadi sorotan, terutama karena negara tersebut telah mengadopsi target ambisius untuk mencapai emisi karbon nol bersih pada tahun 2050
Global Intan WardahIntan Wardah5 Agu 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Inggris
Ilustrasi. Aksi Mengejutkan: Rumah PM Inggris Ditutup Kain Hitam! (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Sejumlah aktivis dari organisasi lingkungan Greenpeace melakukan aksi protes di rumah pribadi Perdana Menteri (PM) Inggris, Rishi Sunak, yang terletak di Yorkshire, Inggris. Dalam bentuk penolakan terhadap kebijakan perluasan pengeboran minyak yang dikeluarkan oleh pemerintah Inggris, aktivis-aktivis tersebut menutupi rumah PM Sunak dengan kain hitam pada (03/08/2023).

Protes ini terkait dengan langkah-langkah yang diambil oleh PM Sunak untuk menekan taktik-taktik demonstrasi dari kelompok “eco-mob,” termasuk aksi berjalan lambat di jalan-jalan yang sibuk dan “mengunci” bangunan atau infrastruktur. Baru-baru ini, Sunak memperkenalkan undang-undang baru yang bertujuan untuk menghambat gerakan protes tersebut.

Aksi Protes Greenpeace di Yorkshire

Dalam aksi protes tersebut, empat orang aktivis menggunakan tangga untuk naik ke atap rumah PM Sunak, sementara dua orang lainnya membentangkan spanduk bertuliskan pesan bertanya, “Rishi Sunak, Keuntungan Minyak atau Masa Depan Kita?” Tindakan ini dilakukan dengan tujuan menyoroti peran penting dari kebijakan energi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan pelestarian lingkungan.

Walaupun PM Sunak tidak berada di rumah pada saat protes berlangsung, aksi tersebut berhasil menarik perhatian media dan masyarakat. Sehari sebelumnya, Sunak mengumumkan rencananya untuk meninggalkan Inggris dan berlibur ke California.

Target Emisi Karbon Inggris 2050

Kebijakan lingkungan di Inggris tengah menjadi sorotan, terutama karena negara tersebut telah mengadopsi target ambisius untuk mencapai emisi karbon nol bersih pada tahun 2050. Langkah ini diprakarsai oleh mantan Perdana Menteri Theresa May pada tahun 2019, dan sejak itu, pemerintah Inggris telah berupaya membangun kapasitas energi terbarukan dengan cepat.

Aksi protes Greenpeace ini menunjukkan ketegangan antara tujuan lingkungan yang ambisius dan kebijakan-kebijakan pemerintah yang terkait dengan energi fosil. Konflik seperti ini menjadi perhatian penting bagi masyarakat dan pemimpin politik untuk mencari keselarasan antara keberlanjutan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi.

Protes Lingkungan Mendorong Kebijakan Berkelanjutan

Dengan munculnya tindakan protes seperti ini, diharapkan pemerintah Inggris akan lebih mendengarkan aspirasi dan keprihatinan masyarakat terkait perubahan iklim dan perlunya transisi menuju sumber energi yang lebih berkelanjutan.

Semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya perlindungan lingkungan dan dampak negatif dari pemanfaatan bahan bakar fosil diharapkan dapat mendorong terciptanya kebijakan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi masa depan Inggris dan dunia.

Silakan Bekomentar
Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak Yorkshire
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

PJS Tunjukkan Perkembangan Pesat Menuju Konstituen Dewan Pers

Media Asing Sorot Anies dan Ganjar Berkoalisi

FAA AS Perpanjang Larangan Terbang Boeing 737 MAX 9

Berita Terkini

DPRD Kutim Terima DPRD Bontang, Sinergi Kian Solid

Ajeng NadyaAjeng Nadya13 Jan 2026 DPRD Kutim

Wabup Kutim Tinjau Asrama Mahasiswa di Makassar, Soroti Fasilitas Tak Layak

7 Jan 2026

Dedy Alkutimi Dipercaya Lagi Nahkodai SMSI Kutai Timur Hingga 2028

6 Jan 2026

Ketua PKS Kutim Ajak Kader Munajat Tutup Tahun

2 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025

Pemred “Bau Kencur”, Ancaman terhadap Kredibilitas Media

17 Mar 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.