Bontang – Di tengah suasana hangat pasca-Idul Fitri, kebersamaan menjadi jembatan yang menguatkan hubungan antarwarga dalam kegiatan halal bihalal Kerukunan Masyarakat Adonara (KMA) Kota Bontang yang dirangkai dengan pelantikan pengurus baru periode 2025–2027, Sabtu malam (28/3/2026). Acara tersebut berlangsung di Jalan Gotong Royong Atas RT 29, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat.
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris hadir mewakili Wali Kota Bontang dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Kasat Binmas Polres Bontang Abdul Khoiri, Ketua Ikatan Keluarga Besar Nusa Tenggara Timur (IKB-NTT) Yohanes Bay, Ketua KMA terpilih Alamsyah Alie, serta sejumlah tokoh adat, tokoh masyarakat, dan perwakilan paguyuban lainnya. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan kuatnya solidaritas masyarakat lintas latar belakang di Kota Bontang.
Dalam sambutannya, Agus Haris menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota yang tidak dapat hadir. Ia menegaskan bahwa momentum halal bihalal tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya saling memaafkan, tetapi juga memperkokoh komitmen untuk menjaga persatuan dan kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat dan mengajak untuk terus meningkatkan kualitas keimanan serta ketakwaan sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, nilai-nilai religius harus menjadi pijakan dalam membangun daerah yang harmonis dan sejahtera.
Lebih lanjut, Agus Haris memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Kota Bontang yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa pemerintah tetap berupaya maksimal menjalankan program prioritas meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah.
“Kami tetap berkomitmen memastikan program-program strategis berjalan, termasuk peningkatan bantuan sosial, dukungan pendidikan, serta kesejahteraan penggiat keagamaan,” jelasnya.
Menurutnya, penguatan sumber daya manusia menjadi fokus utama dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Oleh sebab itu, kolaborasi antara pemerintah dan komunitas masyarakat seperti KMA dinilai sangat penting untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan, mempererat kerukunan, serta meningkatkan kesadaran akan kebersihan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. Hal tersebut dinilai sebagai fondasi penting dalam menciptakan kota yang nyaman dan layak huni.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, Agus Haris secara resmi melantik dan mengukuhkan pengurus Kerukunan Masyarakat Adonara Kota Bontang periode 2025–2027. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mampu menjadi penggerak persatuan di tengah masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan nilai gotong royong tetap terjaga di tengah masyarakat Bontang, sekaligus memperkuat peran paguyuban dalam mendukung pembangunan daerah ke depan.


